kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.941   23,00   0,13%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

Pasca Diwali, 3 Kota di India Ini Masuk Daftar 10 Kota Paling Tercemar di Dunia


Senin, 13 November 2023 / 11:32 WIB
ILUSTRASI. Dua kota di India menyusul New Delhi yang masuk daftar 10 kota dengan tingkat polusi terburuk di dunia pada Senin (13/11) pagi. REUTERS/Anushree Fadnavis


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Dua kota di India menyusul New Delhi yang masuk daftar 10 kota dengan tingkat polusi terburuk di dunia pada Senin (13/11) pagi, sehari setelah orang-orang menyalakan petasan saat festival Diwali.

Mengutip Reuters, Senin (13/11), Ibu kota New Delhi, seperti yang sering terjadi, menempati posisi teratas. Kota ini memiliki angka indeks kualitas udara (AQI) sebesar 420, menjadikannya kategori berbahaya, menurut IQAir.

Namun peringkat 10 besar juga diikuti oleh Kolkata di timur India, yang berada di peringkat keempat dengan AQI 196, sedangkan pusat keuangan Mumbai berada di peringkat kedelapan dengan AQI 163.

Baca Juga: Polusi Makin Berbahaya, New Delhi Berencana Ciptakan Hujan Buatan

Tingkat AQI 400-500 berdampak pada orang sehat dan berbahaya bagi mereka yang mengidap penyakit, sedangkan tingkat 150-200 membawa ketidaknyamanan bagi penderita asma, paru-paru, dan jantung. Level 0-50 dianggap baik.

Lapisan kabut tebal mulai beredar di New Delhi sejak Minggu malam, menyebabkan AQI-nya mencapai angka 680 yang mengkhawatirkan setelah tengah malam.

Setiap tahun pihak berwenang memberlakukan larangan terhadap petasan di ibu kota, namun larangan tersebut jarang sekali diterapkan.

Kualitas udara di India memburuk setiap tahun menjelang musim dingin, ketika udara dingin memerangkap polutan dari kendaraan, industri, debu konstruksi, dan pembakaran limbah pertanian.

Pihak berwenang New Delhi menunda keputusan sebelumnya untuk membatasi penggunaan kendaraan setelah hujan singkat pada hari Jumat yang memberikan jeda dari paparan udara beracun selama seminggu.

Pemerintah daerah berencana meninjau kembali keputusan tersebut setelah Diwali.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×