kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Pasokan Ayam di Malaysia Kembali Stabil, Keran Ekspor Kembali Dibuka


Senin, 01 Agustus 2022 / 13:56 WIB
ILUSTRASI. Pasokan Ayam di Malaysia Stabil, Keran Ekspor Kembali Dibuka. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/foc.


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Setelah periode gangguan pasokan ayam di Malaysia, situasi telah stabil pasca langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah, kata Menteri Pertanian dan Industri Makanan Ronald Kiandee, Senin (1 Agustus).

Dia juga mengatakan kepada parlemen bahwa Malaysia sekarang dalam situasi kelebihan pasokan dan dapat mengekspor ayam ke negara lain.

Mr Kiandee mengatakan bahwa Malaysia telah menghadapi gangguan produksi ayam beberapa bulan yang lalu tetapi ini telah diatasi dengan langkah-langkah kebijakan. Ini termasuk meningkatkan impor dan menghentikan ekspor.

Baca Juga: Jika Larangan Ekspor Malaysia Dicabut, Apakah Ekspor Ayam RI ke Singapura Berlanjut?

“Langkah-langkah tersebut mengakibatkan pasokan ayam saat ini oversupply sehingga harganya turun di bawah harga pagu yang ditetapkan pemerintah,” imbuh Menkeu.

“Saat ini, kami mampu memproduksi 106 persen kebutuhan ayam. Ini berarti kami memiliki kapasitas untuk mengekspor ayam dari negara kami,” tambahnya.

Pemerintah Malaysia sebelumnya telah melarang ekspor hingga 3,6 juta ayam mulai 1 Juni dalam upayanya untuk mengatasi masalah pasokan dan harga ayam di negara tersebut.

Larangan itu muncul setelah keluhan kekurangan pasokan dan kenaikan harga ayam, dengan beberapa pedagang menjual ayam mereka di atas pagu harga untuk menutupi biaya mereka.

Baca Juga: Kementan: Indonesia akan Ekspor Ayam ke Singapura Secepatnya

Dalam mengatasi masalah kenaikan harga ayam, pemerintah telah menetapkan harga pagu baru RM9,40 per kg untuk ayam standar mulai 1 Juli.

Pelaku industri perunggasan Malaysia mendesak pemerintah mencabut larangan ekspor ayam, atau mereka akan kalah di pasar Singapura.

Menanggapi larangan ekspor tersebut, Singapura yang mengimpor sekitar sepertiga pasokan ayam dari Malaysia mengumumkan akan membeli ayam dari tempat lain termasuk Indonesia dan Thailand.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×