kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45764,61   -6,06   -0.79%
  • EMAS887.000 -1,88%
  • RD.SAHAM 0.90%
  • RD.CAMPURAN 0.65%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.47%

Pasokan obat untuk anak-anak alami krisis akut, warga Meksiko menjerit


Selasa, 18 Februari 2020 / 07:44 WIB
Pasokan obat untuk anak-anak alami krisis akut, warga Meksiko menjerit
ILUSTRASI. Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. REUTERS/Jose Luis Gonzalez/File Photo

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MEXICO CITY. Hermes Soto, yang tepat berusia 5 tahun pada hari Senin (17/2/2020), tidak akan merayakan ulang tahunnya bersama teman-temannya. Sebagai gantinya, ia bersiap untuk sesi kemoterapi ke-15 untuk mengatasi kanker langka namun agresif yang mengancam nyawanya.

Bagi ibunya, Esperanza Paz, cobaan itu diperparah oleh kekhawatiran akan kekurangan pasokan obat vincristine. Obat ini sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa putranya.

"Dia bisa kambuh. Kanker dapat menyerang kembali,” kata Paz, setelah melakukan kemoterapi. Sebelumnya, kemoterapi putra Paz sempat ditunda seminggu lamanya pada pertengahan Januari karena kekurangan vincristine di rumah sakit Mexico City.

Baca Juga: Donald Trump naikkan tarif impor produk turunan baja dan aluminium

“Kekhawatirannya adalah bahwa Hermes sekarang dalam tahap akhir perawatannya. Kami hanya perlu dua siklus kemoterapi untuk menyelesaikannya,” tambah Paz, yang merupakan seorang pembuat kerajinan yang tinggal bersama ketiga anaknya di sebuah rumah sederhana di ibukota.

Hermes, yang telah menjalani tiga operasi sejak Oktober 2018, adalah satu dari lusinan anak yang pengobatan kankernya telah terancam oleh kelangkaan menyusul perombakan pengadaan obat-obatan oleh pemerintahan Presiden Andres Manuel Lopez Obrador. Pemerintah Meksiko kali ini lebih memusatkan pembelian obat-obatan untuk mengurangi korupsi dan harga yang terlalu mahal.

Baca Juga: Virus corona sudah tiba di Eropa dan Nepal, Amerika laporkan kasus kedua

Pengacara Andrea Rocha mewakili orang tua dari lebih dari 60 anak, kebanyakan pasien kanker, yang tidak dapat menemukan obat yang tepat di Meksiko dalam beberapa bulan terakhir. Dia telah mengajukan tuntutan hukum yang memaksa pemerintah untuk memberikan obat kepada anak-anak.

Masalah ini telah berubah menjadi sakit kepala besar bagi Lopez Obrador, yang populer karena janjinya untuk memperbaiki banyak tempat yang paling rentan di Meksiko. Gambaran anak-anak yang sakit dan orang tua yang bingung mengkritik pemerintah dari bangsal rumah sakit yang padat telah menimbulkan pertanyaan sulit yang ditujukan kepada presiden dalam konferensi pers.

Baca Juga: Trump yakinkan petani AS kesepakatan dagang dengan China akan untungkan mereka



TERBARU

[X]
×