kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45764,61   -6,06   -0.79%
  • EMAS887.000 -1,88%
  • RD.SAHAM 0.90%
  • RD.CAMPURAN 0.65%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.47%

Pasokan obat untuk anak-anak alami krisis akut, warga Meksiko menjerit


Selasa, 18 Februari 2020 / 07:44 WIB
Pasokan obat untuk anak-anak alami krisis akut, warga Meksiko menjerit
ILUSTRASI. Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. REUTERS/Jose Luis Gonzalez/File Photo

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Presiden memberi tahu kami bahwa akan ada pasokan total mulai 1 Desember. Tetapi kanker tidak menunggu," kata Paz, merujuk pada komentar Lopez Obrador baru-baru ini bahwa Insabi akan menyediakan akses ke obat-obatan gratis dan sistem kesehatan yang sebanding dengan Denmark sebelum akhir tahun ini.

Denmark mengalokasikan lebih dari 10% PDB untuk kesehatan, sementara Meksiko berkontribusi 5,9%.

Baca Juga: Kisah di balik penemuan emas batangan kuno seberat 2 kg di bawah tanah Mexico City

Harga meningkat tajam

Menurut angka resmi, kanker anak adalah penyebab kematian tertinggi kedua di antara anak-anak di Meksiko. Setiap tahun, rata-rata 2.300 anak meninggal dari 7.500 kasus baru.

Sementara data resmi tidak tersedia, orang tua mengatakan dua anak laki-laki meninggal karena kurangnya obat dalam beberapa bulan terakhir.

Kekurangan tersebut juga berdampak pada pasien non-kanker, termasuk anak-anak yang menjalani transplantasi organ.

Baca Juga: Bank Dunia memangkas prediksi pertumbuhan 2020 menjadi 2,5%

Ini sangat berbahaya bagi anak-anak seperti Diana yang berusia 7 tahun, yang telah menjalani 19 operasi dan harus menunggu empat tahun untuk transplantasi ginjal.

Ibunya, Monica Marquez, seorang penjual kerajinan tangan berusia 41 tahun, mengatakan dia harus membayar sendiri dan bergantung pada sumbangan untuk membeli Tacrolimus dan asam Mycophenolic, dua obat vital penekan kekebalan untuk putrinya.

Tetapi kekurangan pasokan telah menyebabkan harga Tacrolimus melonjak dari 2.500 peso (US$ 135) menjadi 14.000 peso (US$ 755) untuk dosis dua minggu. Kondisi itu membuat harga obat menjadi tidak terjangkau bagi keluarga berpenghasilan rendah.

Baca Juga: Cegah aliran senjata dan obat ilegal, AS akan kerjasama kepabeanan dengan Meksiko

Khawatir putrinya akan kambuh dan kembali seperti semula, frustrasi yang dirasakan Marquez terhadap pemerintah semakin meningkat.

"Aku merasa mereka sedang memainkannya," katanya kepada Reuters. "Mereka berusaha menutupi matahari dengan jari ketika jelas ada masalah yang sangat besar."

 



TERBARU

[X]
×