kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.872   -140,00   -0,78%
  • IDX 6.049   163,22   2,77%
  • KOMPAS100 802   27,05   3,49%
  • LQ45 605   18,08   3,08%
  • ISSI 207   6,11   3,04%
  • IDX30 343   9,07   2,71%
  • IDXHIDIV20 423   9,33   2,25%
  • IDX80 91   2,91   3,32%
  • IDXV30 114   3,66   3,32%
  • IDXQ30 110   2,46   2,28%

Pelarangan Warga China Beli Properti di AS Disebut Melanggar Aturan


Minggu, 12 Februari 2023 / 14:24 WIB
ILUSTRASI. Usulan Pelarangan AS untuk Warga China Beli Properti Disebut Melanggar Aturan. REUTERS/Mike Segar


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China menyebut Amerika Serikat (AS) melanggar prinsip-prinsip pasar ekonomi dan aturan perdagangan internasional.

Pelanggaran Ini diakui Kemenlu China merupakan buntut dari dilarangnya warga China untuk membeli properti di AS.

“Mengeneralisasi konsep keamanan nasional dan mempolitisasi masalah ekonomi, perdagangan, dan investasi, ini melanggar aturan ekonomi pasar dan aturan perdagangan internasional,” kata juru bicara Kemenlu China, Mao Ning dilansir dari Reuters, Minggu (12/2).

Baca Juga: Pendapatan Bisnis Pabrik di China Menurun, Industri Manufaktur Masih Berjuang Pulih

Mao mengungkapkan bahwa, Texas, Florida, Arkansas dan beberapa negara bagian lainnya tengah mengusulkan rancangan undang-undang, di mana akan melarang warga China membeli real estat di sana.

Berdasarkan dari beberapa laporan menyebut, ini terjadi karena adanya ketegangan antara AS dan China terkait keamanan nasional.

"Saya ingin menekankan bahwa kerja sama ekonomi dan perdagangan China-AS saling menguntungkan. Selama bertahun-tahun, perusahaan China telah berinvestasi di Amerika Serikat dan memberikan kontribusi penting untuk mempromosikan lapangan kerja domestik dan pembangunan ekonomi di Amerika Serikat," kata Mao.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×