kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pembalap Marquez Tidak Banyak Mengingat Kecelakaan di Indonesia


Jumat, 08 April 2022 / 04:46 WIB
Pembalap Marquez Tidak Banyak Mengingat Kecelakaan di Indonesia
ILUSTRASI. Juara MotoGP enam kali Marc Marquez tidak mengingat banyak tentang kecelakaannya di Indonesia.


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - TEXAS. Juara MotoGP enam kali Marc Marquez tidak mengingat banyak tentang kecelakaannya di Indonesia. Marquez mengatakan, dirinya akan berhati-hati saat kembali beraksi di Grand Prix Amerika akhir pekan ini di Austin, Texas.

Melansir Reuters, pembalap Honda Marquez, 29 tahun, batal membalap di Indonesia pada Maret setelah kecelakaan di sesi pemanasan di Mandalika membuatnya mengalami penglihatan ganda. Dia juga melewatkan balapan akhir pekan lalu di Argentina.

"Saya tidak ingat banyak, saya ingat lebih dari video, dari gambar dari apa yang saya rasa saya ingat," kata Marquez kepada wartawan, Kamis. 

Dia menambahkan, "Penglihatan saya sudah kembali... tapi saya tiba di sini bukan dengan cara terbaik."

“Setelah Mandalika itu adalah minggu yang sangat sulit, tapi untungnya bagi saya penglihatannya jauh lebih sedikit terpengaruh daripada terakhir kali,” tambah Marquez, yang juga menderita penglihatan ganda pada akhir 2021 setelah gegar otak dalam kecelakaan latihan.

Baca Juga: Ajang MotoGP Mandalika Sukses dan Banjir Pujian, Aksi Pawang Hujan jadi Sorotan

Marquez telah memenangkan Grand Prix Amerika tujuh kali dalam delapan kunjungan, termasuk tahun lalu.

"Pendekatan untuk akhir pekan ini tidak bisa menjadi kemenangan karena saya tidak merasa (seperti saya bisa melakukannya)," katanya. 
“Kalau saya tidak merasakan, maka saya tidak mendorong karena nanti akan terjadi crash yang tidak terduga seperti Indonesia," jelasnya.

“Bahkan untuk Argentina, saya sangat ingin untuk datang tetapi saya tidak merasa termotivasi dan saya tidak ingin mengambil risiko itu. Saya mendiskusikannya dengan dokter dan memutuskan untuk tinggal di rumah dan bersantai… Saya hanya ingin meningkatkan kepercayaan diri lagi," tutupnya.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×