kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pemerintah Australia Melarang Warga Asing Membeli Rumah


Senin, 17 Februari 2025 / 03:15 WIB
ILUSTRASI. Apartemen yang dikembangkan Crown Group di Australia.


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Pemerintah Australia akan melarang investor asing membeli rumah yang sudah ada selama dua tahun ke depan. Ini bagian dari kampanye pemilihan umum dan mengatasi lonjakan harga rumah.

"Mulai 1 April, investor asing akan dilarang membeli properti yang sudah ada hingga 31 Maret 2027," kata Menteri Perumahan Australia Clare O’Neil, seperti dikutip Bloomberg, Minggu (16/2). Pembatasan tersebut kemudian akan ditinjau untuk menentukan apakah diperpanjang atau tidak.

Baca Juga: Pemerintah yang Mengikat Pinggang, Pelaku Usaha yang Sesak Nafas

Harga rumah di Australia termasuk yang paling tidak terjangkau di dunia. Lonjakan harga properti menjadi isu utama dalam pemilihan umum, di tengah krisis biaya hidup. Harga properti  juga menjadi masalah di kalangan pemilih muda yang khawatir tidak bisa membeli rumah.

Di Sydney, harga rumah melonjak hingga 70% dalam 10 tahun terakhir, dengan harga hunian rata-rata sekitar A$ 1,2 juta, menurut konsultan properti CoreLogic. Harga sewa juga telah meningkat.  
 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×