kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.409   22,00   0,13%
  • IDX 7.904   -47,83   -0,60%
  • KOMPAS100 1.100   -5,86   -0,53%
  • LQ45 807   -4,51   -0,56%
  • ISSI 267   -1,12   -0,42%
  • IDX30 419   -2,75   -0,65%
  • IDXHIDIV20 486   -2,48   -0,51%
  • IDX80 122   -0,83   -0,67%
  • IDXV30 131   -1,26   -0,95%
  • IDXQ30 135   -0,79   -0,58%

Pemerintah Australia Melarang Warga Asing Membeli Rumah


Senin, 17 Februari 2025 / 03:15 WIB
Pemerintah Australia Melarang Warga Asing Membeli Rumah
ILUSTRASI. Apartemen yang dikembangkan Crown Group di Australia.


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Pemerintah Australia akan melarang investor asing membeli rumah yang sudah ada selama dua tahun ke depan. Ini bagian dari kampanye pemilihan umum dan mengatasi lonjakan harga rumah.

"Mulai 1 April, investor asing akan dilarang membeli properti yang sudah ada hingga 31 Maret 2027," kata Menteri Perumahan Australia Clare O’Neil, seperti dikutip Bloomberg, Minggu (16/2). Pembatasan tersebut kemudian akan ditinjau untuk menentukan apakah diperpanjang atau tidak.

Baca Juga: Pemerintah yang Mengikat Pinggang, Pelaku Usaha yang Sesak Nafas

Harga rumah di Australia termasuk yang paling tidak terjangkau di dunia. Lonjakan harga properti menjadi isu utama dalam pemilihan umum, di tengah krisis biaya hidup. Harga properti  juga menjadi masalah di kalangan pemilih muda yang khawatir tidak bisa membeli rumah.

Di Sydney, harga rumah melonjak hingga 70% dalam 10 tahun terakhir, dengan harga hunian rata-rata sekitar A$ 1,2 juta, menurut konsultan properti CoreLogic. Harga sewa juga telah meningkat.  
 




TERBARU

[X]
×