kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Pemerintah Uni Eropa Ragu-Ragu Atas Tarif Mobil Listrik China, Ini Alasannya


Kamis, 04 Juli 2024 / 09:40 WIB
ILUSTRASI. Negara Uni Eropa merasa ragu terkait apakah akan mendukung tarif tambahan pada kendaraan listrik buatan China atau tidak. REUTERS/Yves Herman


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Namun, kata sumber resmi dan pemerintah, Republik Ceko, Yunani, Irlandia dan Polandia masih memperdebatkan masalah ini.

Sementara Belgia memiliki pemerintahan sementara dan Belanda baru mendapatkan pemerintahan pada minggu ini.

Dampak negatif

Jerman telah menekankan perlunya solusi negosiasi dengan Beijing. Produsen mobil di negara tersebut mengatakan bahwa tarif adalah pendekatan yang salah, karena dampak negatifnya lebih besar daripada manfaatnya.

Dalam upaya terakhir untuk mempengaruhi negosiasi, asosiasi otomotif pada hari Rabu mendesak Brussels untuk menurunkan tarif.

Menurut para penentang tarif, meningkatnya biaya kendaraan listrik bagi konsumen melemahkan tujuan Uni Eropa untuk menjadi netral karbon pada tahun 2050. 

Pembalasan Beijing yang mungkin terjadi adalah diberlakukannya tarif tambahan terhadap ekspor cognac, daging babi, atau mobil mewah ke Uni Eropa.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×