kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Penembakan di Lokasi Nonton Bareng Piala Dunia di San Jose Tewaskan Satu Orang


Senin, 29 Juni 2026 / 19:30 WIB
Penembakan di Lokasi Nonton Bareng Piala Dunia di San Jose Tewaskan Satu Orang
ILUSTRASI. Penembakan maut guncang San Pedro Square, San Jose, dekat fan zone Piala Dunia. Satu tewas, satu luka serius. (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – SAN JOSE. Satu orang tewas dan satu lainnya mengalami luka serius dalam insiden penembakan yang terjadi di kawasan hiburan populer San Pedro Square, San Jose, California, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026). Lokasi tersebut diketahui menjadi salah satu titik penyelenggaraan fan zone atau area nonton bareng pertandingan Piala Dunia.

Kepolisian San Jose menyatakan bahwa saat insiden terjadi tidak ada pertandingan Piala Dunia yang sedang ditayangkan. Satu-satunya laga pada hari itu telah berakhir sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform media sosial X, polisi mengonfirmasi adanya korban jiwa dan korban luka berat.

"Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban kedua dilarikan ke rumah sakit setempat dengan kondisi luka yang mengancam jiwa," bunyi pernyataan tersebut.

Baca Juga: Ancelotti Berharap Neymar Tampil Lebih Baik saat Hadapi Jepang

Pihak kepolisian menambahkan bahwa kasus tersebut kini ditangani sebagai penyelidikan pembunuhan.

"Insiden ini sedang diselidiki sebagai kasus pembunuhan. Sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi telah ditutup," lanjut pernyataan tersebut.

San Pedro Square merupakan salah satu pusat hiburan di kawasan Teluk San Francisco (Bay Area) yang selama penyelenggaraan Piala Dunia rutin dipadati ribuan pengunjung untuk menyaksikan pertandingan melalui layar lebar.

Hingga saat ini, Bay Area telah menjadi tuan rumah lima pertandingan Piala Dunia. Laga terakhir yang digelar di kawasan tersebut adalah pertandingan babak gugur antara Bosnia melawan tuan rumah bersama, Amerika Serikat, pada Rabu lalu.

Seorang jurnalis Reuters yang berada di lokasi melaporkan kehadiran aparat kepolisian dalam jumlah besar. Sejumlah kendaraan polisi tampak memenuhi area kejadian, sementara seorang korban terlihat dievakuasi menggunakan tandu dengan sebagian tubuhnya ditutupi kain putih oleh petugas berseragam.

Baca Juga: Profil Peserta 32 Besar Piala Dunia 2026: Cek yang Terkuat Berdasarkan Ranking FIFA

Setelah insiden berlangsung, aparat langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi. Sebagian besar bar dan tempat hiburan di kawasan San Pedro Square juga ditutup untuk mendukung proses penyelidikan.

Seorang petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya karena tidak memiliki kewenangan berbicara kepada media mengaku sempat melihat kondisi korban yang terluka.

"Korban masih mengerang kesakitan. Ada darah di sekitar leher dan bagian atas punggungnya," ujarnya.

"Polisi sedang berbicara dengan petugas keamanan serta beberapa saksi," tambahnya.

Hingga kini, polisi belum mengungkap identitas korban maupun motif penembakan. Penyelidikan masih terus berlangsung, sementara aparat mengumpulkan keterangan dari saksi dan menelusuri bukti di lokasi kejadian.

Bay Area sendiri memiliki puluhan lokasi fan zone yang digunakan masyarakat untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia secara bersama-sama selama turnamen berlangsung.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×