kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Pengamat: Armada Kapal Perang Putin di Kuba Peringatan Langsung untuk Biden


Kamis, 13 Juni 2024 / 09:29 WIB
Pengamat: Armada Kapal Perang Putin di Kuba Peringatan Langsung untuk Biden
ILUSTRASI. Pengerahan armada perang di Kuba kemungkinan besar merupakan peringatan bagi Presiden AS Joe Biden. REUTERS/Kevin Lamarque


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Mengingatkan saja, pada Selasa (11/6/2024), Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan, sebuah kapal fregat angkatan laut Rusia dan kapal selam bertenaga nuklir melakukan latihan rudal di Samudera Atlantik saat dalam perjalanan ke Kuba.

Melansir Reuters, latihan yang dilakukan oleh kapal selam Kazan dan kapal perang Laksamana Gorshkov melibatkan penembakan rudal presisi tinggi ke sasaran tiruan musuh dari jarak lebih dari 600 km (370 mil).

Menurut Kemenhan Rusia, Laksamana Gorshkov juga melakukan pelatihan dalam beberapa hari terakhir untuk menangkis serangan udara.

Kapal-kapal tersebut termasuk di antara empat kapal perang Rusia yang dijadwalkan tiba di Kuba pada hari Rabu (12/6/2024). 

Kuba mengatakan pada pekan lalu bahwa kunjungan semacam itu merupakan praktik standar yang dilakukan unit angkatan laut dari negara-negara sahabat Havana. Dan bahwa kapal-kapal tersebut tidak membawa senjata nuklir dan tidak menimbulkan ancaman terhadap wilayah tersebut.

Baca Juga: Ancaman Putin ke Barat: Rusia Bisa Kerahkan Rudal dalam Jarak Serang

Namun perjalanan ini akan diawasi dengan ketat oleh Amerika Serikat pada saat ketegangan akut dengan Rusia mengenai perang di Ukraina terjadi.

Menurut seorang pejabat AS kepada wartawan pekan lalu, Amerika Serikat tidak menganggap tindakan tersebut sebagai ancaman. Namun Angkatan Laut AS akan memantau latihan tersebut.

“Ini tentang Rusia yang menunjukkan bahwa mereka masih mampu melakukan proyeksi kekuatan global pada tingkat tertentu,” kata pejabat itu.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×