kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Pengesahan anggaran tertunda, Filipina pangkas target pertumbuhan ekonomi


Selasa, 16 April 2019 / 10:35 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - MANILA. Presiden Filipina Rodrigo Duterte akhirnya menandatangani anggaran negaranya sebesar 3,7 triliun peso atau sekitar US$ 71,5 miliar untuk tahun 2019 ini. Pengesahan anggaran tersebut molor selama bulan-bulan yang memaksa negara tersebut untuk memotong target pertumbuhannya.

Seperti diberitakan Reuters, Filipina pada bulan lalu memangkas target pertumbuhan untuk tahun 2019 menjadi 6% sampai 7%. Padahal sebelumnya, negara kepulauan ini memiliki target pertumbuhan ekonomi di kisaran 7% hingga 8%.

Pemangkasan target tersebut mencerminkan tidak adanya anggaran baru sekaligus menguatnya dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China bagi ekonomi Filipina.

Untuk mengesahkan anggaran tahun 2019, Durtete juga memveto alokasi sebesar US$ 1,8 miliar.

Pengesahan anggaran Filipina tertunda selama berbulan-bulan akibat perselisihan di antara anggota legislatif negara tersebut.

Filipina sendiri merupakan salah satu negara di Asia dengan pertumbuhan ekonomi tercepat. Pada 2022, pertumbuhan ekonomi Filipina diprediksi akan mantap di kisaran 7% sampai 8% dengan ditopang oleh pembangunan infrastruktur secara besar-besaran.




TERBARU

[X]
×