kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Pengesahan anggaran tertunda, Filipina pangkas target pertumbuhan ekonomi


Selasa, 16 April 2019 / 10:35 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - MANILA. Presiden Filipina Rodrigo Duterte akhirnya menandatangani anggaran negaranya sebesar 3,7 triliun peso atau sekitar US$ 71,5 miliar untuk tahun 2019 ini. Pengesahan anggaran tersebut molor selama bulan-bulan yang memaksa negara tersebut untuk memotong target pertumbuhannya.

Seperti diberitakan Reuters, Filipina pada bulan lalu memangkas target pertumbuhan untuk tahun 2019 menjadi 6% sampai 7%. Padahal sebelumnya, negara kepulauan ini memiliki target pertumbuhan ekonomi di kisaran 7% hingga 8%.

Pemangkasan target tersebut mencerminkan tidak adanya anggaran baru sekaligus menguatnya dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China bagi ekonomi Filipina.

Untuk mengesahkan anggaran tahun 2019, Durtete juga memveto alokasi sebesar US$ 1,8 miliar.

Pengesahan anggaran Filipina tertunda selama berbulan-bulan akibat perselisihan di antara anggota legislatif negara tersebut.

Filipina sendiri merupakan salah satu negara di Asia dengan pertumbuhan ekonomi tercepat. Pada 2022, pertumbuhan ekonomi Filipina diprediksi akan mantap di kisaran 7% sampai 8% dengan ditopang oleh pembangunan infrastruktur secara besar-besaran.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×