Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Liga Argentina akan memberikan penghormatan khusus kepada Lionel Messi setelah sang megabintang memutuskan pensiun dari tim nasional Argentina.
Seluruh pertandingan liga Argentina pada akhir pekan ini akan dihentikan sementara ketika memasuki menit ke-10.
Wasit akan menghentikan laga selama satu menit untuk memberikan tepuk tangan sebagai bentuk penghormatan kepada Messi, yang identik dengan nomor punggung 10 bersama Argentina.
Keputusan tersebut diumumkan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) setelah Messi menyatakan pensiun dari sepak bola internasional pada Senin.
"Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas karier Lionel Messi bersama tim nasional Argentina, pada menit ke-10 di semua pertandingan, wasit akan menghentikan permainan dan dilakukan satu menit tepuk tangan bersama," demikian pernyataan AFA, dikutip dari BBC Sport.
Baca Juga: Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Jejak Prestasinya
Messi Pastikan Pensiun dari Timnas Argentina
Messi mengakhiri kariernya bersama Argentina setelah menjalani perjalanan internasional selama lebih dari dua dekade.
Pemain berusia 39 tahun itu merupakan pemegang rekor penampilan terbanyak Argentina dengan 207 caps. Ia juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Argentina dengan 125 gol.
Laga terakhir Messi bersama Argentina adalah final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol pada Juli lalu. Argentina harus mengakhiri perjalanan mereka sebagai runner-up setelah kalah dari Spanyol.
Sebelumnya, Messi membawa Argentina meraih berbagai gelar bergengsi. Puncaknya terjadi pada Piala Dunia 2022 di Qatar ketika La Albiceleste menjadi juara dunia setelah mengalahkan Prancis di final.
Messi juga memenangkan dua gelar Copa America bersama Argentina.
Penghargaan individu pun mengiringi kesuksesannya. Mantan pemain Barcelona tersebut telah memenangkan delapan Ballon d'Or, terbanyak dalam sejarah penghargaan tersebut.
Baca Juga: Liga Primer Inggris Pecahkan Rekor Transfer, Belanja Tembus Rp77 Triliun
Pernah Pensiun dari Timnas pada 2016
Keputusan Messi kali ini bukan pertama kalinya ia menyatakan pensiun dari tim nasional.
Pada 2016, Messi sempat meninggalkan Argentina setelah kalah dari Chile dalam final Copa America. Saat itu, Messi gagal mencetak gol dalam adu penalti sehingga Argentina kembali kehilangan trofi di partai puncak.
Kekalahan tersebut menjadi final besar keempat yang gagal dimenangkan Argentina dalam periode sembilan tahun.
Namun, Messi kemudian membatalkan keputusan pensiun tersebut dan kembali memperkuat tim nasional.
Keputusan itu terbukti menjadi salah satu titik balik penting dalam karier internasionalnya. Setelah kembali, Messi akhirnya membawa Argentina meraih Copa America 2021, Finalissima 2022, dan Piala Dunia 2022.
Baca Juga: 10 Pemain dengan Gaji Tertinggi di Saudi Pro League 2026: Ronaldo Jauh di Atas
Tak Pernah Bermain di Liga Argentina
Meski menjadi simbol terbesar sepak bola Argentina, Messi justru tidak pernah bermain di kompetisi profesional senior di negara kelahirannya.
Ia meninggalkan Argentina dan bergabung dengan akademi La Masia milik Barcelona ketika berusia 13 tahun. Sejak saat itu, seluruh karier klub senior Messi berlangsung di luar Argentina.
Kariernya kemudian berkembang menjadi salah satu yang paling sukses dalam sejarah sepak bola dunia.
Kini, setelah mengakhiri karier internasional, Messi masih akan melanjutkan perjalanan di level klub bersama Inter Miami di Major League Soccer (MLS).
Kontrak Messi bersama Inter Miami berlaku hingga akhir musim 2028.
Baca Juga: Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2026, Cetak Rekor 21 Assist














