CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,80   -0,91   -0.09%
  • EMAS995.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Pentagon menyebut rudal Tsirkon Rusia bisa mengganggu stabilitas


Selasa, 20 Juli 2021 / 15:00 WIB
Pentagon menyebut rudal Tsirkon Rusia bisa mengganggu stabilitas


Sumber: Sputnik News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Departemen Pertahanan AS alias Pentagon mengakui cukup khawatir dengan kehadiran rudal hipersonik Tsirkon yang baru saja diuji coba oleh Rusia. Pentagon melihat kehadirannya bisa merusak stabilitas keamanan.

Juru bicara Pentagon John Kirby pada hari Senin (19/7) mengatakan bahwa rudal hipersonik baru Rusia tersebut bisa memicu ketidakstabilan.

Lebih lanjut, Pentagon juga menyoroti besarnya risiko penggunaan Tsirkon karena pada dasarnya merupakan sistem berkemampuan nuklir.

"Penting untuk dicatat bahwa rudal hipersonik Tsirkon berpotensi membuat ketidakstabilan dan menimbulkan risiko yang signifikan berkemampuan nuklir," ungkap Kirby, seperti dikutip Sputnik News.

Baca Juga: Rusia kerahkan 2 jet tempur, cegat pembom strategis AS di atas Laut Bering

Rusia sukses uji coba rudal Tsirkon

Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Senin melaporkan telah berhasil menguji coba rudal hipersonik Tsirkon terhadap target permukaan laut pada jarak lebih dari 350 km dan kecepatan penerbangan mencapai 7 Mach.

Rudal diluncurkan dari kapal Fregat Admiral Gorshkov di Laut Putih, sementara target permukaan terletak di pantai Laut Barents.
"Menurut data pemantauan langsung, rudal Tsirkon berhasil mengenai target secara langsung pada jarak lebih dari 350 km. Selama pengujian, karakteristik taktis dan teknis dikonfirmasi," kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip TASS.

Kecepatan penerbangan rudal hipersonik Tsirkon mencapai hampir 7 Mach atau kecepatan suara. Ini setara nyaris 8.643,6 km per jam. Berarti, target sejauh 350 km bisa Tsirkon capai dalam hitungan menit saja.

Sebelumnya, Admiral Gorshkov menembakkan rudal jelajah hipersonik Tsirkon dari Laut Putih terhadap target di Chizha di Wilayah Arkhangelsk pada khir tahun lalu.

Saat itu Tsirkon terbang dengan kecepatan lebih dari Mach 8 dan berhasil mencapai sasaran yang berada di pantai pada jarak lebih dari 350 kilometer.

Rudal Tsirkon rencananya akan digunakan untuk melengkapi kapal selam Angkatan Laut Rusia di masa depan.

Selanjutnya: Rusia kembali uji coba rudal hipersonik Tsirkon, terbang hampir 7 kecepatan suara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Data Analysis with Excel Pivot Table Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×