kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Perang AS-Iran: Trump Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran, Ini Dampaknya!


Minggu, 15 Februari 2026 / 04:56 WIB
Diperbarui Minggu, 15 Februari 2026 / 04:58 WIB
Perang AS-Iran: Trump Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran, Ini Dampaknya!
ILUSTRASI. Pesawat pembom AS B-52 Stratofortress (U.S. Air Force/via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Syamsul Azhar

Perencanaan serangan militer AS ke Iran yang sedang berlangsung kali ini lebih kompleks, kata para pejabat.

Hasil Survei, Mayoritas Rakyat AS dan Eropa Khawatir Perang Dunia III Segera Pecah

Dalam kampanye berkelanjutan, militer AS dapat menyerang fasilitas negara dan keamanan Iran, bukan hanya infrastruktur nuklir, kata salah satu pejabat. Pejabat tersebut menolak memberikan detail spesifik.

Para ahli mengatakan risiko bagi pasukan AS akan jauh lebih besar dalam operasi semacam itu terhadap Iran, yang memiliki persenjataan rudal yang tangguh. Serangan balasan Iran juga meningkatkan risiko konflik regional.

Pejabat yang sama mengatakan Amerika Serikat sepenuhnya mengharapkan Iran untuk membalas, yang menyebabkan serangan dan pembalasan bolak-balik dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Menguat Tipis, Imbal Hasil Obligasi AS Turun

Gedung Putih dan Pentagon tidak menanggapi pertanyaan tentang risiko pembalasan atau konflik regional. Trump telah berulang kali mengancam akan membom Iran atas program nuklir dan rudal balistiknya serta penindasan terhadap perbedaan pendapat internal. Pada hari Kamis, ia memperingatkan bahwa alternatif selain solusi diplomatik akan "sangat traumatis, sangat traumatis."

Garda Revolusi Iran telah memperingatkan bahwa jika terjadi serangan di wilayah Iran, mereka dapat membalas terhadap pangkalan militer AS mana pun.

AS memiliki pangkalan di seluruh Timur Tengah, termasuk di Yordania, Kuwait, Arab Saudi, Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Turki. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertemu Trump untuk melakukan pembicaraan di Washington pada hari Rabu, mengatakan bahwa jika kesepakatan dengan Iran tercapai, "itu harus mencakup unsur-unsur yang vital bagi Israel."

Tonton: Wow, Utang RI Tembus 40,46 Persen dari PDB, Nilainya Capai Rp 9.637 Triliun!

Iran mengatakan siap untuk membahas pembatasan program nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi, tetapi telah menolak untuk menghubungkan masalah tersebut dengan rudal.

Pada hari Sabtu, tokoh oposisi Iran, Reza Pahlavi, mengatakan intervensi militer AS di Iran dapat menyelamatkan nyawa dan mendesak Washington untuk tidak terlalu lama bernegosiasi dengan penguasa ulama Teheran mengenai kesepakatan nuklir.

Putra Shah Iran yang digulingkan dan diasingkan itu mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara bahwa ada tanda-tanda bahwa pemerintah Iran berada di ambang kehancuran dan bahwa serangan dapat melemahkannya atau mempercepat kejatuhannya.

"Kami berharap serangan ini akan mempercepat prosesnya dan rakyat akhirnya dapat kembali ke jalanan dan membawa semuanya sampai ke tangan rezim yang berkuasa."

Selanjutnya: Prakiraan Cuaca Jateng: Hujan Ringan Mengintai Yogyakarta, Solo, Semarang




TERBARU

[X]
×