kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Perang Israel vs Hamas, Lebih 11.000 Orang Tewas di Gaza Termasuk 4.506 Anak-Anak


Jumat, 10 November 2023 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Palestinians carry a casualty at the site of Israeli strikes on houses, in Gaza City October 28, 2023. REUTERS/Mutasem Murtaja


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (10/11), sedikitnya 11.078 warga Palestina telah tewas, termasuk 4.506 anak-anak, dalam serangan Israel sejak 7 Oktober.

Kementerian tersebut mengatakan, 21 rumah sakit telah berhenti beroperasi dan 47 pusat kesehatan tidak beroperasi.

Baca Juga: Hamas Tembakkan Roket Jauh ke Dalam Israel, Sirene Meraung-raung di Tel Aviv

Sementara itu, sebuah video yang dibagikan di media sosial dan diverifikasi oleh Reuters pada hari Jumat (10/11) menunjukkan, sejumlah orang tewas dan terluka, termasuk anak-anak di sebuah area rumah sakit Al Shifa di Gaza.

Menurut juru bicara kementerian kesehatan Gaza, komplek rumah sakit Al Shifa telah dihantam serangan udara Israel.

Tidak ada komentar langsung dari militer Israel mengenai video tersebut, yang menurut koresponden Reuters, tampaknya dibuat di sebuah area terbuka di luar ruangan di dekat bagian rawat jalan rumah sakit, tempat para pengungsi tidur.

Reuters dapat mengkonfirmasi lokasi tersebut dari salah satu anak yang terlihat dalam video tersebut, seorang anak perempuan yang mengenakan celana panjang berwarna gelap dan kaos ungu, yang juga terlihat dalam rekaman lain di pintu masuk rumah sakit.

Baca Juga: Israel Serang Kompleks Rumah Sakit di Gaza, Warga Sipil dan Jurnalis Jadi Korban

Penampakan pintu masuk rumah sakit juga cocok dengan citra file dan sumbernya telah mengunggah beberapa video dari rumah sakit tersebut sebelumnya dan diketahui berada di sana.

Secara terpisah, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membenarkan adanya pengeboman rumah sakit Al Shifa.

“Rumah sakit Al Shifa telah "dibombardir" dan 20 rumah sakit di Gaza sekarang tidak beroperasi sama sekali,” kata juru bicara WHO Margaret Harris dilansir dari Reuters.

Mengenai tuduhan bahwa pengeboman ke halaman rumah sakit dilakukan oleh Israel. Harris menyebut belum mendapatkan informasi lebih lengkap.

"Saya belum mendapatkan informasi rinci tentang Al Shifa, namun kami tahu bahwa mereka berada di bawah bombardir," ujarnya.

Baca Juga: Fatwa MUI: Dukung Perjuangan Kemerdekaan Palestina Hukumnya Wajib

Ketika diminta untuk menjelaskan lebih lanjut, ia mengatakan bahwa ada "kekerasan yang hebat" di lokasi tersebut, mengutip rekan-rekannya di lapangan.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×