kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Perangi corona, Arab Saudi berlakukan jam malam 24 jam di Mekah dan Madinah


Kamis, 02 April 2020 / 20:46 WIB
ILUSTRASI. Pembersih memakai masker wajah pelindung, setelah wabah virus corona baru, saat mereka menggepel lantai di Ka'bah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, 3 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kerajaan memperketat pembatasan pergerakan, dengan masuk dan keluar ke Riyadh, Mekah, Madinah, dan Jeddah. Beberapa lingkungan di Mekah dan Madinah sudah dikunci penuh, tapi di kota-kota lain jam malam masih berlaku mulai 3 sore hingga 6 pagi.

Provinsi penghasil minyak, Qatif di Timur Arab Saudi, tempat kasus virus corona pertama kali terdeteksi di Kerajaan bulan lalu di antara peziarah Muslim Syiah yang kembali dari Iran, telah terkunci selama hampir empat minggu.

Baca Juga: Mulai besok, Thailand terapkan jam malam secara nasional

Arab Saudi memiliki infeksi dan kematian terbanyak di antara Dewan Kerjasama Teluk yang beranggotakan enam negara. Tetapi, pejabat kesehatan  mengatakan, pengalaman masa lalu memerangi Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) membantu mempersiapkan Kerajaan untuk menghadapi wabah virus corona.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×