kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ini senjata rahasia Singapura dalam memerangi demam berdarah


Kamis, 07 Mei 2020 / 05:01 WIB
Ini senjata rahasia Singapura dalam memerangi demam berdarah
ILUSTRASI. Ilustrasi nyamuk jantan. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dalam postingan di Facebook pada hari Rabu, Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air Masagos Zulkifli mengatakan jumlah kasus demam berdarah tahun ini diproyeksikan melebihi angka tahun lalu 16.000.

Baca Juga: Selain lawan corona, Singapura hadapi kenaikan kasus demam berdarah

Lonjakan kasus, menjelang puncak musim demam berdarah tradisional antara Mei dan September, telah didorong oleh beberapa faktor. Misalnya saja, peningkatan serotipe virus dengue yang kurang umum, serta suhu yang lebih hangat dan lebih banyak hujan, yang telah menyebabkan populasi nyamuk Aedes aegypti meningkat.

Baca Juga: Dua balita di Brebes meninggal karena sakit demam berdarah

Demam berdarah, yang dapat menyebabkan demam yang sangat tinggi, sakit kepala parah dan nyeri sendi dan otot, disebabkan oleh empat serotipe virus yang berbeda, atau strain. Wabah di Singapura cenderung disebabkan oleh DenV-1 dan DenV-2.

Tahun lalu, 20 warga Singapura meninggal karena demam berdarah.



TERBARU

[X]
×