kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini senjata rahasia Singapura dalam memerangi demam berdarah


Kamis, 07 Mei 2020 / 05:01 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi nyamuk jantan. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dalam postingan di Facebook pada hari Rabu, Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air Masagos Zulkifli mengatakan jumlah kasus demam berdarah tahun ini diproyeksikan melebihi angka tahun lalu 16.000.

Baca Juga: Selain lawan corona, Singapura hadapi kenaikan kasus demam berdarah

Lonjakan kasus, menjelang puncak musim demam berdarah tradisional antara Mei dan September, telah didorong oleh beberapa faktor. Misalnya saja, peningkatan serotipe virus dengue yang kurang umum, serta suhu yang lebih hangat dan lebih banyak hujan, yang telah menyebabkan populasi nyamuk Aedes aegypti meningkat.

Baca Juga: Dua balita di Brebes meninggal karena sakit demam berdarah

Demam berdarah, yang dapat menyebabkan demam yang sangat tinggi, sakit kepala parah dan nyeri sendi dan otot, disebabkan oleh empat serotipe virus yang berbeda, atau strain. Wabah di Singapura cenderung disebabkan oleh DenV-1 dan DenV-2.

Tahun lalu, 20 warga Singapura meninggal karena demam berdarah.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×