kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.905   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.059   21,93   0,36%
  • KOMPAS100 780   3,02   0,39%
  • LQ45 597   1,91   0,32%
  • ISSI 210   0,48   0,23%
  • IDX30 332   1,40   0,42%
  • IDXHIDIV20 424   1,16   0,28%
  • IDX80 89   0,39   0,44%
  • IDXV30 115   0,51   0,44%
  • IDXQ30 108   0,30   0,27%

Perbatasan dengan India memanas, China gelar latihan perang di dataran tinggi Tibet


Rabu, 03 Juni 2020 / 13:20 WIB
ILUSTRASI. Militer China. Perbatasan dengan India memanas, China gelar latihan perang di dataran tinggi Tibet. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Insiden ini adalah bentrokan besar pertama antara kedua negara sejak insiden Doklam pada 2017, ketika pasukan mereka berhadapan selama lebih dari 70 hari. 

Militer China meningkatkan persenjataan yang cocok untuk digunakan di daerah dataran tinggi setelah insiden itu, dalam upaya untuk mengatasi masalah suhu dingin dan kekurangan oksigen bagi pasukan maupun peralatan tempur.

Baca Juga: Kian panas, India dan China tambah tentara plus artileri di perbatasan

Song Zhongping, seorang komentator urusan militer yang bermarkas di Hong Kong, mengatakan sangat wajar bila PLA akan meningkatkan latihan malam di ketinggian karena ketegangan dengan India.

"Terlepas dari apakah hubungan antara China dan India tegang atau tidak, perlu bagi PLA untuk melatih pasukan dan mempersiapkan perang," katanya. 

"Lebih mendesak untuk meningkatkan misi tempur di dataran tinggi gunung, terutama dalam kemampuan tempur segala cuaca," katanya.

Baca Juga: China kerahkan kapal induk kedua Shandong sebagai respons kehadiran militer AS

Song mengatakan perang malam akan menjadi konflik militer yang umum di masa depan, dan PLA harus disiapkan. "Mengingat ketegangan antara China dan India, PLA harus memperkuat pelatihan militer," katanya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×