kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Orang Kaya Vs Orang Miskin, Ini Perbedaan Gaya Investasinya Menurut Robert Kiyosaki


Rabu, 19 Februari 2025 / 03:48 WIB
ILUSTRASI. Robert Kiyosaki menyadari, untuk menjadi kaya, dia perlu belajar membangun sistem yang dapat bekerja tanpanya.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Rich Dad sering berkata, “Kunci kesuksesan adalah kemalasan. Semakin banyak tangan Anda, semakin sedikit uang yang dapat Anda hasilkan. Alih-alih terlibat langsung dan bekerja keras, orang kaya menemukan cara inovatif untuk melakukan lebih banyak dengan lebih sedikit—dan mereka memberdayakan tim mereka untuk menjadi sukses bagi mereka."

Jika Anda akan menjadi tipe orang yang menciptakan aset yang membeli aset lain, Anda perlu menemukan cara untuk melakukan lebih sedikit sehingga Anda dapat menghasilkan lebih banyak dan membangun lebih banyak.

Jika Anda adalah orang yang kecanduan kerja keras, atau apa yang disebut ayah kaya "Tetap sibuk dalam kesibukan Anda dan tidak membangun apa pun," maka inilah waktunya untuk belajar lebih banyak tentang bagaimana bekerja lebih sedikit dapat menghasilkan lebih banyak uang bagi Anda.

Baca Juga: Robert Kiyosaki: Orang Pintar Tidak Menabung

  • Bagaimana orang miskin berinvestasi dalam hal waktu

Saat ini, banyak orang memiliki lebih banyak waktu daripada yang pernah mereka bayangkan. Banyak karyawan berkemampuan tinggi menghabiskan hari-hari mereka untuk panggilan konferensi video, yang membuat mereka lebih lelah daripada pekerjaan biasa. Mereka bahkan menciptakan istilah untuk itu yang disebut "Kelelahan Zoom".

"Mereka yang menganggur menghabiskan waktu untuk mencari pekerjaan, atau menunggu dengan menonton Netflix dan bermain video game. Sangat sedikit yang menggunakan waktu untuk tumbuh. Dan itulah alasan mengapa banyak orang akan keluar dari krisis ini sebagai orang miskin, atau lebih miskin dari sebelumnya," urai Kiyosaki.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×