kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pertama kali, ekspor Jepang turun tajam hingga 3,7%


Senin, 21 November 2011 / 11:35 WIB
ILUSTRASI. Selasa (29/12), IHSG melemah 0,94% ke level 6.036,17. Secara year to date, IHSG tercatat turun 4,18%.


Reporter: Dyah Megasari, BBC |

TOKYO. Tingkat ekspor Jepang turun untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran bahwa penguatan yen dan perlambatan ekonomi dunia akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Departemen Keuangan merilis tingkat ekspor menurun 3,7% pada Oktober 2011 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini mendorong neraca perdagangan menjadi defisit karena impor melonjak di tengah tingginya harga bahan bakar.

Rupanya angin segar yang terjadi pada September hanya berlangsung singkat. Pada bulan itu, ekspor Jepang naik 2,3% pasca gempa dan masuk dalam jalur pertumbuhan yang selalu dicatat.

Yang terjadi pada bulan lalu, penurunan ekspor lebih curam dari yang diharapkan. Sebelumnya, analis memperkirakan penurunan hanya akan sebesar 0,3%.

"Ekspor kemungkinan akan terus turun selama beberapa bulan mendatang karena ekonomi global diperkirakan akan terus bergejolak dan merugikan pasar," ujar Takeshi Minami, analis Norinchukin Research Institute.




TERBARU

[X]
×