kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

Perusahaan cybersecurity China tuding CIA melakukan peretasan selama 11 tahun


Rabu, 04 Maret 2020 / 08:15 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi peretasan. REUTERS/Kacper Pempel/Illustration/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Tuduhan yang dilontarkan terhadap Beijing oleh perusahaan-perusahaan AS selama bertahun-tahun telah dituangkan dalam laporan yang panjang dan padat data. Baru-baru ini, perusahaan-perusahaan China mulai melakukan hal yang sama sehubungan dengan kelompok peretasan asing lainnya.

Baca Juga: Siap berperang dengan Iran, AS kerahkan enam pesawat pembom B-52 dari wilayah Inggris

Menurut Adam Segal, yang mempelajari China dan masalah keamanan siber di Dewan Hubungan Luar Negeri di New York, waktu publikasi terbaru Qihoo mungkin terkait dengan dakwaan terhadap empat peretas militer Tiongkok atas peretasan besar-besaran di Equifax yang merupakan agensi pelaporan kredit AS.

Baca Juga: Pemerintah Indonesia pastikan tidak akan pulangkan eks anggota ISIS

Dia mengatakan bahwa operasi CIA di depan umum dapat menjadi cara mengirim pesan ke Washington - sementara pada saat yang sama membakar reputasi Qihoo.

"Ini PR yang bagus untuk mereka," kata Segal.

Publikasi Qihoo adalah dampak terbaru dari rilis alat peretas CIA WikiLeaks pada tahun 2017.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×