kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pfizer dan AstraZeneca efektif melawan strain virus yang ditemukan di India


Senin, 24 Mei 2021 / 11:26 WIB
ILUSTRASI. Vaksin corona. REUTERS/Hannah Beier


Sumber: Al Jazeera | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Vaksin Pfizer-BioNTech dan Oxford-AstraZeneca terbukti sangat efektif melawan varian virus corona yang pertama kali diidentifikasi di India, menurut sebuah studi oleh Public Health England (PHE).

Vaksin Pfizer, 88 persen efektif dan suntikan AstraZeneca 60 persen efektif melawan jenis B1617.2 setelah dosis kedua.

Kedua vaksin itu lebih efektif melawan apa yang disebut strain "Kent", varian COVID-19 yang dominan di Inggris. Pfizer 93 persen efektif, sementara AstraZeneca 66 persen efektif dibandingkan vaksin yang sama. 

Baca Juga: Negara bagian Australia selidiki dugaan kasus positif Covid-19 baru

Namun, mereka hanya efektif 33 persen tiga minggu setelah dosis pertama.

Menteri Kesehatan Matt Hancock menggambarkan hasilnya sebagai "terobosan," sementara PHE mengatakan pihaknya mengharapkan untuk melihat tingkat efektivitas yang lebih tinggi.

“Bukti baru ini sangat inovatif dan membuktikan betapa berharganya program vaksinasi COVID-19 kami dalam melindungi orang yang kami cintai,” kata Hancock.

Awal bulan ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjuluki strain B1617.2 sebagai "varian perhatian global".

Selanjutnya: Kasus positif Covid-19 mulai turun, New Delhi berencana longgarkan pembatasan sosial




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×