kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Pidato duel Trump dan Xi di sidang PBB menunjukkan perpecahan besar di dunia


Jumat, 25 September 2020 / 11:04 WIB
Pidato duel Trump dan Xi di sidang PBB menunjukkan perpecahan besar di dunia
ILUSTRASI. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres memperingatkan bahwa dunia telah melihat terjadinya "perpecahan besar" antara Washington dan Beijing. REUTERS/Mike Segar


Sumber: NBC News | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NBC News memberitakan, Trump dan pemerintahannya telah bentrok dengan China dalam perdagangan, ekspansinya ke Laut China Selatan, penumpasan pengunjuk rasa di Hong Kong dan tuduhan pelanggaran hak asasi manusia terhadap minoritas Muslim Uighur.

Sementara itu, lewat pidatonya yang disiarkan melalui video, Xi mengatakan kepada majelis PBB bahwa negaranya tidak berniat berperang "baik Perang Dingin atau perang panas dengan negara mana pun."

Baca Juga: Presiden Xi: China tak berniat perang dingin atau perang panas dengan negara mana pun

Xi menyerukan negara-negara untuk meningkatkan solidaritas dan melalui ini bersama-sama. "Setiap upaya untuk mempolitisasi masalah, atau stigmatisasi, harus ditolak," katanya.

Trump, sementara itu, menggunakan rekaman pidatonya untuk menyerang Beijing secara langsung.

"Kita harus meminta pertanggungjawaban bangsa yang melepaskan wabah ini ke dunia, China," katanya. "Pemerintah China, dan Organisasi Kesehatan Dunia - yang secara virtual dikendalikan oleh China - secara keliru menyatakan bahwa tidak ada bukti penularan dari manusia ke manusia."

Baca Juga: PBB: Kita harus lakukan segalanya untuk hindari Perang Dingin baru AS-China

Zhang Jun, duta besar negara untuk PBB, menolak tuduhan Trump sebagai hal yang "tidak berdasar" dan mengatakan bahwa "kebohongan yang diulang ribuan kali masih merupakan kebohongan."




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×