kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Polisi tembak mati pelaku pemerkosaan, masyarakat India bersorak


Jumat, 06 Desember 2019 / 15:46 WIB
ILUSTRASI. Bendera India


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Polisi mengungkapkan, dokter hewan itu diculik, diperkosa, dan meninggal kehabisan nafas. Kemudian, jenazahnya dibakar oleh para tersangka di pinggiran Kota Hyderabad.

Keluarga dokter hewan menyambut baik kabar tentang penembakan yang menewaskan para tersangka. "Sudah 10 hari sejak putri saya meninggal. Saya mengucapkan terima kasih kepada polisi dan pemerintah untuk ini. Jiwa putri saya sudah damai sekarang," kata sang ayah kepada Kantor Berita ANI.

Kerumunan orang berkumpul di lokasi penembakan dan melemparkan bunga ke mobil polisi untuk mendukung aksi tersebut. Beberapa berteriak "Hidup polisi"; yang lain mengangkat petugas polisi ke pundak mereka.

Kejahatan terhadap perempuan di India meningkat, meskipun undang-undang baru yang menjatuhkan hukuman lebih berat kepada para para pelaku berlaku, pasca pemerkosaan dan pembunuhan seorang wanita pada 2012 di sebuah bus di Delhi menyebabkan kemarahan publik di seluruh negeri Gangga.

India sejatinya menggelar pengadilan jalur cepat terhadap perkara kejahatan terhadap perempuan, tapi penanganan kasusnya bergerak lambat. Penyebabnya, mulai kurangnya saksi hingga ketidakmampuan banyak keluarga korban untuk menjalani proses hukum yang panjang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×