kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Powell Putuskan untuk Dukung Obama


Senin, 20 Oktober 2008 / 12:33 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah tersangka OTT Bupati Nganjuk dan barang bukti dihadirkan saat konferensi pers OTT Bupati Nganjuk di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (11/5/2021). ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.


Sumber: msnbc, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NORTH CAROLINA. Mantan Menteri Pemerintahan Amerika Serikat (AS) Colin Powell saat ini lebih condong untuk memilih Senator Barack Obama sebagai Presiden AS. Bahkan, ia mengkritik koleganya asal Partai Republik, yang ia nilai berpikiran sempit. Hal tersebut diungkapkan Powell setelah John McCain menyerang kepribadian Obama yang tidak relevan.

Powell, yang selama ini dipertimbangkan untuk menjadi kandidat Presiden Afrika-AS pertama, memberikan pengakuan yang mengejutkan dalam sebuah wawancara dengan NBC bertajuk Meet the Press. Ia bilang, dulunya, ia tidak mau mendukung Obama berdasarkan pertimbangan ras. Selama berbulan-bulan belakangan, ia sudah menonton perdebatan dan aksi yang dilakukan kedua capres tersebut. Nah, dalam kurun waktu itu pula ia berpikir, tidak ada satu pun dari mereka yang akan menjadi presiden yang baik.

Namun, pilihan McCain dalam beberapa minggu terakhir – khususnya pemilihan Gubernur Alaska Sarah Palin sebagai calon wakil presiden mendampinginya -- menimbulkan banyak tanda tanya terhadap aksi McCain.

Itu sebabnya, Powell pun memutuskan untuk mendukung Obama. “Saya rasa, dia figur yang sangat transformatif. Dia generasi baru yang datang dari tahap dunia ke tahap Amerika. Dengan alas itu, saya akan memilih Senator Barrack Obama,” jelas Powell.

Pada kesempatan yang berbeda, Obama mengungkapkan terimakasih atas dukungan Powell. “Ini merupakan kota dan negara yang mengetahui banyak tentang prajurit hebat. Seorang prajurit hebat, pejabat negara, dan warga Amerika sudah mendukung kampanye kita untuk merubah Amerika,” papar Obama yang disambut teriakan histeria 10.000 pendukungnya di Fayetteville, North Carolina.




TERBARU

[X]
×