kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.866   19,00   0,11%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Prancis mencatat jumlah kematian corona harian tertinggi mencapai 833 kasus


Selasa, 07 April 2020 / 09:46 WIB
ILUSTRASI. Petugas mengantar peti mati di Paris. REUTERS/Gonzalo Fuentes T


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sementara itu, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengumumkan rencana untuk membuka kembali sekolah dasar mulai 15 April, dan tampaknya akan secara bertahap mengurangi penutupan.

Baca Juga: Dubai berlakukan lockdown dua pekan, Jeddah lockdown di tujuh wilayah

Tetapi dia memperingatkan bahwa itu hanya akan terjadi jika orang menghormati tindakan saat ini dan jumlah infeksi tetap stabil.

"Ini mungkin akan sedikit seperti berjalan di atas tali. Jika kita berdiri diam di sepanjang jalan kita bisa jatuh dan jika kita terlalu cepat itu bisa salah. Karena itu, kita harus mengambil satu langkah hati-hati pada suatu waktu," katanya kepada pengarahan di hadapan wartawan seperti dikutip BBC

Baca Juga: IMF: Virus corona dorong dunia ke dalam resesi yang lebih buruk dari krisis 2008

Kanselir Austria Sebastian Kurz juga mengatakan dia mempertimbangkan apakah akan mengurangi pembatasan, termasuk mengizinkan beberapa toko yang tidak penting untuk dibuka kembali setelah Paskah.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×