kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Saat Donald Trump genggam tangan PM Inggris Theresa May yang bikin panik


Senin, 08 Februari 2021 / 16:50 WIB
Presiden AS Donald Trump dan PM Inggris Theresa May berjalan melintasi selasar Gedung Putih pada tahun 2017.


Sumber: The Guardian | Editor: Noverius Laoli

Namun sebelum May sempat menelepon suaminya, Trump menjamu May untuk makan siang bersama. Dan waktu Trump menyuguhkan bunga kepada May. Hal ini dinilai sudah melampaui batas kewajaran.

Kemudian, kedua pemimpin berbicara soal Putin. May bertanya kepada Trump apakah ia telah berbicara dengan Putin? Kemudian Trump mengatakan tidak berbicara dengan Putin. Masalahnya, di situ ada kepala staf Trump yang turun tangan memberi tahun Trump bahwa Putin sudah menelepon dirinya.

Tapi Trump malah memarahi para penasihatnya di depan May. Hal ini dinilai tak pantas dalam situasi seperti itu.

Trump memang terkenal dengan perilaku "aneh" saat menjadi orang nomor satu di AS. Ia kerap melakukan hal-hal di luar batas kepatutan untuk ukuran kepala negara. Termasuk menolak mengakui kekalahannya dari Presiden AS Joe Biden saat pemilu November 2020 lalu.

Selanjutnya: Trump me-retweet video pendukung yang berteriak kekuatan kulit putih, lalu dihapus




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×