kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.847   -94,22   -1,59%
  • KOMPAS100 773   -12,22   -1,56%
  • LQ45 582   -6,66   -1,13%
  • ISSI 204   -2,42   -1,17%
  • IDX30 329   -4,36   -1,30%
  • IDXHIDIV20 407   -4,78   -1,16%
  • IDX80 88   -1,26   -1,42%
  • IDXV30 111   -2,17   -1,91%
  • IDXQ30 106   -1,46   -1,35%

Presiden Belarusia: Negara Barat Membawa Dunia Lebih Dekat ke Ambang Perang Besar


Rabu, 13 Juli 2022 / 10:56 WIB
ILUSTRASI. Alexander Lukashenko mengambil sumpah jabatan sebagai Presiden Belarusia saat upacara pengambilan sumpah di Minsk, Belarus, Rabu (23/9/2020). Andrei Stasevich/BelTA/Handout via REUTERS


Sumber: TASS | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Saat ini negara-negara Barat dipercaya sedang melakukan pengintaian udara dan darat secara aktif, mengasah logistik militer, sambil memindahkan peralatan dan pasokan dari daerah lain.

Anggaran militer masing-masing negara pun mulai ditingkatkan dengan kedok memperkuat pertahanan Eropa. Berbagai latihan gabungan di bawah bendera NATO disebut jadi salah satu bukti ambisi Barat.

Lukashenko melihat mendekatnya Swedia dan Finlandia ke NATO juga menjadi salah satu bukti bahwa negara-negara tersebut telah mendukung ambisi Barat. Padahal, sebelumnya kedua negara itu ada di posisi netral.

"Saat ini, Swedia dan Finlandia yang netral tiba-tiba ingin segera bergabung dengan NATO dan menentang aturannya sendiri. Mereka bahkan tidak meminta pendapat rakyatnya," pungkas Lukashenko.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×