kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Presiden Iran: Perang antara Armenia dan Azerbaijan bisa menjadi perang regional


Rabu, 07 Oktober 2020 / 20:09 WIB
ILUSTRASI. Presiden Iran Hassan Rouhani terlihat melalui lensa kamera saat ia berpidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-73 di markas besar PBB di New York, AS, 25 September 2018.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

"Perdamaian adalah dasar dari pekerjaan kami, dan kami berharap bisa memulihkan stabilitas kawasan dengan cara damai," ujarnya seperti dikutip Reuters.

Rouhani menegaskan, Iran tidak akan mengizinkan "negara mengirim teroris ke perbatasan kami dengan berbagai dalih".

Baca Juga: Perang Armenia-Azerbaijan, Rusia sebut banyak kelompok teror datang ke pusat konflik

Dalam seruan baru untuk gencatan senjata, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dalam sebuah wawancara televisi, perang Azerbaijan-Armenia adalah tragedi dan Moskow sangat prihatin.

Sergei Naryshkin, Kepala Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR), menyebutkan pada Selasa (6/10), konflik tersebut menarik orang-orang yang dia gambarkan sebagai tentara bayaran dan teroris dari Timur Tengah.

Menurut Naryshkin, Nagorno-Karabakh bisa menjadi landasan peluncuran bagi militan Islam untuk memasuki Rusia dan negara lain di wilayah tersebut.

Selanjutnya: Bikin panas, Presiden Suriah tuding Erdogan picu konflik Armenia vs Azerbaijan




TERBARU

[X]
×