kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Presiden Macron jadi salah satu target spyware Pegasus buatan Israel


Rabu, 21 Juli 2021 / 08:44 WIB
ILUSTRASI. Presiden Prancis Emmanuel Macron tersenyum saat ia mengunjungi tempat kelahiran penyair Prancis Jean De La Fontaine dalam kunjungan satu hari ke daerah utara Prancis, di Chateau Thierry, Prancis, Kamis (17/6/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Ditemukan juga dua nomor milik wanita yang dekat dengan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi, yang dibunuh oleh regu pembunuh Kerajaan pada 2018.

Ada juga nomor milik jurnalis lepas Meksiko yang kemudian dibunuh di tempat pencucian mobil. Teleponnya tidak pernah ditemukan dan tidak jelas, apakah itu telah diretas.

Kasus tersebut diduga terkait dengan spyware Pegasus buatan Israel.

Washington Post melaporkan, daftar tersebut juga memuat nomor milik kepala negara, perdana menteri, anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi, diplomat dan politisi, serta aktivis juga eksekutif bisnis.

Laporan itu menyebutkan, para pemesanan layanan peretasan ini umumnya berasal dari Azerbaijan, Bahrain, Hongaria, India, Kazakhstan, Meksiko, Maroko, Rwanda, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Spyware Pegasus pada dasarnya dibuat NSO untuk melawan kriminal dan teroris. Namun, beberapa tahun terakhir Pegasus mulai digunakan untuk tujuan yang lebih luas dan cenderung merugikan banyak pihak.

Selanjutnya: Varian Delta mengacaukan rencana Israel untuk kembali hidup normal




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×