kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Produsen baja India berencana bangun pabrik di Indonesia


Senin, 21 Februari 2011 / 11:30 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can


MUMBAI. Indonesia kembali jadi sasaran investasi produsen baja. Kali ini datang dari Steel Authority of India (SAIL).

Produsen baja ini berencana membangun pabrik senilai US$ 10 miliar di tiga negara. Selain Indonesia, SAIL berencana membangun pabrik di Oman dan Mongolia.

Direktur Utama SAIL C.S. Verma mengatakan, pembangunan pabrik ini untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal. Dia mengatakan, setiap pabriknya akan mampu berproduksi sebanyak 3 juta ton per tahun.

Bahkan, harian Mint mengatakan SAIL telah meneken nota kesepahaman dengan pemerintah Indonesia. Dalam memorandum of understanding itu, SAIL akan membangun pengolahan mineral dan pembangunan pabrik baja.

Sebelumnya, Indonesia juga menjadi target investasi. Ada ArcelorMittal yang berniat membangun pabrik di Banten. Selain itu ada juga, perusahaan asal China yakni Hangzhou Iron & Steel dan Guo Feng Iron Steel.




TERBARU

[X]
×