kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Putin dan Erdogan berunding 6 jam, begini nasib perang Suriah


Jumat, 06 Maret 2020 / 05:25 WIB
ILUSTRASI. Konflik Suriah. REUTERS/Khalil Ashawi


Sumber: BBC,New York Times | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Turki dan Rusia telah menyetujui gencatan senjata mulai tengah malam waktu setempat di provinsi Idlib barat laut Suriah dalam upaya untuk menghindari eskalasi besar.

Melansir BBC, di Moskow, Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Turki Recep Tayyip Erdogan juga setuju untuk membangun koridor keamanan dan patroli bersama.

Bulan lalu, 36 tentara Turki tewas di Idlib selama serangan pemerintah Suriah yang didukung Rusia.

Turki, yang mendukung pemberontak oposisi, merespons dengan menyerang pasukan Suriah.

Baca Juga: Persoalan ini menjadi hambatan bagi AS membantu Turki menghadapi Rusia

Insiden itu memicu kekhawatiran akan konflik militer langsung antara Turki dan Rusia.

Bagaimana dengan kesepakatan gencatan senjata?

Kesepakatan itu diumumkan setelah sekitar enam jam perundingan antara Putin dan Erdogan di ibukota Rusia.

Baca Juga: Duh, Rusia dan Turki diduga telah melakukan kejahatan perang di Suriah




TERBARU

[X]
×