kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Putin: Kerjasama militer antara negara-negara SCO meningkat secara signifikan


Selasa, 10 November 2020 / 23:40 WIB


Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SOCHI. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, intensifikasi kebijakan luar negeri dan kerjasama militer yang nyata antara negara-negara anggota Shanghai Cooperation Organization atau SCO.

"Saya ingin mencatat bahwa kebijakan luar negeri dan kerjasama militer antara negara-negara SCO telah meningkat secara signifikan," katanya pada pertemuan puncak SCO melalui konferensi video, Selasa (10/11), seperti dikutip TASS.

Putin bilang, pada September lalu, berlangsung pertemuan bersama para menteri pertahanan SCO di Moskow. Menteri pertahanan negara Collective Security Treaty Organization (CSTO) dan Commonwealth of Independent States (CIS) mengambil bagian di dalamnya untuk pertama kalinya. 

“Kami menganggap upaya ini bermanfaat dan berharap pertemuan ini menjadi rutin,” ujar dia. 

Baca Juga: Sekelompok kapal perang NATO memasuki Laut Hitam, Rusia siaga

"Tampaknya, hal ini akan memungkinkan peningkatan kualitas koordinasi antarlembaga penegak hukum, memantau situasi di bidang pertahanan dan keamanan di seluruh ruang Eurasia yang luas," imbuhnya.

Negara yang bergabung di SCO adalah China, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Rusia, Tajikistan, Uzbekistan, India, dan Pakistan.

Sementara negara anggota CSTO: Armenia, Belarusia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Rusia, dan Tajikistan.

Sedang negara anggota CSI ialah Armenia, Azerbaijan, Belarusia, Georgia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Moldova, Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, Ukraina, and Uzbekistan.

Baca Juga: Rusia: Situasi di perbatasan Rusia dan Belarusia dengan negara NATO tetap tegang

Latihan militer terus berlanjut

Putin menambahkan, latihan bersama yang melibatkan militer dan unit khusus negara anggota SCO serta negara mitra, termasuk dari negara pengamat, terus berlanjut. 

"Secara khusus, latihan kontraterorisme berlangsung di Kazakhstan. Di China sebuah latihan diadakan untuk melawan upaya menggunakan internet untuk tujuan ekstremis. Di Rusia, tahap pertama operasi perbatasan Solidaritas diadakan," katanya. 

"Selain itu, Rusia dan Kazakhstan telah mengorganisir dan melakukan dua operasi anti-narkoba Spider Web Internasional," tambah Putin.

Selanjutnya: China ikut bergabung, Putin sambangi latihan militer Rusia besar-besaran




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×