kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.047.000   8.000   0,26%
  • USD/IDR 16.875   -95,00   -0,56%
  • IDX 7.453   115,32   1,57%
  • KOMPAS100 1.039   19,04   1,87%
  • LQ45 761   10,81   1,44%
  • ISSI 263   5,34   2,07%
  • IDX30 401   3,97   1,00%
  • IDXHIDIV20 494   1,25   0,25%
  • IDX80 117   2,10   1,83%
  • IDXV30 135   1,48   1,11%
  • IDXQ30 129   0,75   0,59%

Qantas Naikkan Tarif Penerbangan Internasional Imbas Lonjakan Harga Bahan Bakar


Selasa, 10 Maret 2026 / 14:24 WIB
Qantas Naikkan Tarif Penerbangan Internasional Imbas Lonjakan Harga Bahan Bakar
ILUSTRASI. Qantas Airways (REUTERS/Hollie Adams)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Maskapai penerbangan Australia Qantas Airways mengumumkan akan menaikkan tarif tiket pada rute internasional mulai pekan ini menyusul lonjakan harga bahan bakar pesawat akibat konflik di Timur Tengah.

Maskapai nasional Australia tersebut juga menyatakan tengah mempertimbangkan penambahan kapasitas pada rute penerbangan menuju Eropa dalam beberapa bulan ke depan.

Lonjakan harga bahan bakar terjadi setelah perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran memicu kenaikan harga minyak global.

Baca Juga: Bursa Jepang Rebound, Nikkei Ditutup Naik 2,88% di Tengah Upaya Redam Gejolak Minyak

Kondisi ini mengguncang industri perjalanan dunia serta memunculkan kekhawatiran terhadap penurunan tajam permintaan perjalanan dan potensi pembatasan operasional penerbangan.

Selain itu, tarif penerbangan pada rute Asia–Eropa telah lebih dulu melonjak akibat penutupan wilayah udara di beberapa kawasan serta keterbatasan kapasitas penerbangan.

Sebelumnya, maskapai pesaing Qantas, Air New Zealand, juga mengumumkan kenaikan harga tiket secara luas pada hari yang sama.

Langkah tersebut menjadikannya salah satu maskapai pertama yang menyesuaikan tarif sejak konflik di Timur Tengah memicu lonjakan harga bahan bakar jet.

Qantas menyatakan penerbangan menuju Eropa saat ini masih beroperasi sesuai jadwal. Tingkat keterisian kursi pada rute tersebut bahkan mencapai lebih dari 90% sepanjang Maret, sekitar 15 poin persentase lebih tinggi dibandingkan tingkat normal pada periode yang sama.

Baca Juga: Iran Ancam Lanjutkan Blokade Minyak, Trump Siapkan Serangan Besar

Maskapai itu juga mencatat semakin banyak pelanggan yang memilih bepergian ke Eropa melalui rute alternatif, seperti melalui Amerika Serikat, sejumlah kota di Asia, maupun Johannesburg, dengan memanfaatkan jaringan maskapai mitra Qantas.

“Lebih banyak pelanggan memilih bepergian ke Eropa melalui Amerika Serikat, kota-kota Asia lainnya, serta Johannesburg dengan memanfaatkan jaringan maskapai mitra kami,” kata Qantas dilansir dari Reuters Selasa (10/3/2026).

Perusahaan juga tengah mengevaluasi opsi untuk mengalihkan kapasitas penerbangan tambahan ke rute Eropa yang sudah ada dalam beberapa bulan mendatang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×