kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

QatarEnergy Pasok 2 Juta Ton LNG per Tahun ke Petronas Selama 20 Tahun


Rabu, 04 Februari 2026 / 16:42 WIB
QatarEnergy Pasok 2 Juta Ton LNG per Tahun ke Petronas Selama 20 Tahun
ILUSTRASI. Petronas mengamankan pasokan LNG 2 juta ton/tahun dari QatarEnergy selama 20 tahun. Langkah ini vital untuk ketahanan energi Malaysia di tengah cadangan domestik yang menipis. (REUTERS/Amr Alfiky)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - DOHA. QatarEnergy akan memasok 2 juta metrik ton per tahun (mtpa) liquefied natural gas (LNG) kepada perusahaan energi milik negara Malaysia, Petronas, dalam kontrak jangka panjang selama 20 tahun. Kesepakatan ini membantu Malaysia mengatasi lonjakan kebutuhan gas di tengah penurunan cadangan domestik.

Perjanjian tersebut ditandatangani dalam konferensi LNG2026 di Doha dan menjadi kerja sama pasokan LNG jangka panjang pertama antara kedua negara. Kesepakatan ini menyusul kontrak pasokan LNG berdurasi 27 tahun yang sebelumnya diteken Qatar dengan Jepang pekan lalu.

Petroliam Nasional Berhad (Petronas) saat ini aktif mencari investasi di ladang gas alam baru di luar negeri serta menjalin kemitraan dengan perusahaan asing guna meningkatkan produksi. Di saat yang sama, Petronas juga mengamankan berbagai kontrak impor LNG karena cadangan gas domestik Malaysia yang terus menurun.

Baca Juga: AS Tembak Jatuh Drone Iran Dekat Kapal Induk Abraham Lincoln, Harga Minyak Melonjak

“Volume jangka panjang yang diamankan melalui perjanjian ini akan memainkan peran penting dalam memperkuat ketahanan pasokan energi Malaysia, memastikan ketersediaan LNG yang stabil dan andal untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat,” ujar Petronas dalam pernyataannya.

Lonjakan Permintaan Energi dari Pusat Data

Malaysia yang selama ini dikenal sebagai eksportir LNG terbesar kelima di dunia kini memperkirakan lonjakan signifikan impor LNG. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan listrik, terutama dari ekspansi pusat data (data centers) yang tumbuh pesat.

Dalam beberapa tahun terakhir, Petronas telah menandatangani berbagai kontrak impor LNG dengan sejumlah perusahaan global, termasuk Woodside Energy, Commonwealth LNG, Venture Global, dan ADNOC. Selain itu, Petronas juga berencana membangun terminal regasifikasi ketiga untuk mendukung infrastruktur impor LNG.

Baca Juga: Serangan Israel Tewaskan 18 Orang di Gaza, Evakuasi Pasien lewat Rafah Dihentikan

Ekspansi Besar Qatar melalui Proyek North Field

Di sisi lain, QatarEnergy mengandalkan proyek ekspansi raksasa North Field, yang diperkirakan mulai menghasilkan LNG pertama pada paruh kedua tahun ini. Proyek ini menjadi kunci Qatar untuk memperkuat posisinya sebagai penjual LNG terbesar kedua di dunia.

Melalui proyek tersebut, kapasitas produksi LNG QatarEnergy ditargetkan mencapai 126 mtpa pada 2027, meningkat sekitar 64% dari kapasitas saat ini yang mencapai 77 mtpa.

Data dari firma analitik Kpler menunjukkan bahwa Qatar mengirimkan lebih dari 81 juta ton LNG sepanjang tahun lalu, menegaskan peran strategis negara tersebut dalam pasar LNG global.

Selanjutnya: Hujan Ringan, Simak Prakiraan Cuaca Besok (5/2) di Jakarta

Menarik Dibaca: Hujan Ringan, Simak Prakiraan Cuaca Besok (5/2) di Jakarta




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×