kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.657   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.631   -5,93   -0,09%
  • KOMPAS100 867   0,26   0,03%
  • LQ45 657   -0,18   -0,03%
  • ISSI 231   0,79   0,34%
  • IDX30 368   -0,22   -0,06%
  • IDXHIDIV20 455   0,32   0,07%
  • IDX80 99   0,10   0,10%
  • IDXV30 126   0,67   0,53%
  • IDXQ30 118   -0,08   -0,07%

Raja Malaysia tolak menyatakan keadaan darurat, Muhyiddin dalam tekanan


Minggu, 25 Oktober 2020 / 21:06 WIB
ILUSTRASI. Raja Malaysia tolak menyatakan keadaan darurat, Muhyiddin dalam tekanan


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Muhyiddin berada dalam posisi genting sejak dia menjabat pada Maret dengan mayoritas dua kursi. Bulan lalu Anwar mengatakan bahwa, dengan bantuan para pembelot pemerintahan, ia memiliki mayoritas parlemen untuk membentuk pemerintahan baru.

Pemerintah Muhyiddin akan mempresentasikan anggaran 2021 di parlemen pada 6 November, tetapi ada keraguan dia dapat memimpin mayoritas untuk mendapat persetujuan

Baca Juga: PM Malaysia Muhyiddin pertimbangkan rombak kabinet untuk pertahankan jabatan

Bila ia tidak mendapat persetujuan, maka parlemen dapat mengajukan mosi tidak percaya pada Muhyiddin dan bisa memicu pemilihan.

Oh Ei Sun, rekan senior di Institut Urusan Internasional Singapura, mengatakan Muhyiddin terus berada dalam posisi yang goyah meskipun beberapa politisi mungkin mengindahkan seruan raja untuk berhenti berpolitik.

“Muhyiddin mulai sekarang akan diwarnai oleh upaya regresif politik ini, mengurangi dukungan populernya yang sudah goyah,” kata Oh.

Selanjutnya: Anwar Ibrahim tuding kepolisian berniat jahat saat menyelidiki daftar pendukungnya




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×