kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Rekaman bocor: RS Singapura akan hancur jika pemimpin pakai masker seperti Carrie Lam


Rabu, 19 Februari 2020 / 14:15 WIB
Rekaman bocor: RS Singapura akan hancur jika pemimpin pakai masker seperti Carrie Lam
ILUSTRASI. Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam. REUTERS/Tyrone Siu

Sumber: South China Morning Post,Channel News Asia | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Rekaman suara Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Chan Chun Sing bocor ke publik. Sang menteri mengomentari keputusan Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam Cheng Yuet-ngor untuk mengenakan masker pada saat melakukan konferensi pers tentang wabah virus corona. Hal ini menjadi pembahasan hangat di media online.

Melansir South China Morning Post, dalam rekaman berdurasi 12 menit, yang diyakini sebagai dialog tertutup dengan anggota Kamar Dagang & Industri China Singapura, Chan mengatakan bahwa jika politisi di Singapura melakukan hal yang sama dengan Lam, sistem rumah sakit Singapura “akan langsung hancur".

Rekaman bocor sang menteri tampaknya merujuk pada serbuan masker oleh penduduk di seluruh dunia yang membuat harga produk meroket dan negara-negara kehabisan pasokan.

Baca Juga: Singapura terapkan Stay-Home Notice, apa itu? Ini penjelasan lengkapnya

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa kekurangan masker dapat membahayakan petugas kesehatan yang memerangi wabah virus corona yang telah menewaskan 2.000 orang lebih dan menginfeksi lebih dari 73.000 orang, sebagian besar dari mereka di daratan China.

South China Morning Post juga memberitakan, pihak berwenang Singapura telah menekankan bahwa hanya mereka yang tidak sehat yang perlu mengenakan masker bedah. Akan tetapi di Hong Kong, para ahli telah mendesak semua penduduk untuk mengenakan masker saat keluar.

Baca Juga: Jepang akan uji coba obat HIV untuk pasien virus corona

Lam awal bulan ini meminta maaf karena menyebabkan kebingungan - dia mengenakan masker saat berbicara kepada media pada suatu hari, tetapi kemudian mengatakan para pejabat hanya boleh mengenakan masker jika mereka sakit atau pergi ke daerah ramai atau daerah berisiko tinggi.





Close [X]
×