kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45759,60   -5,01   -0.66%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Rekaman bocor: RS Singapura akan hancur jika pemimpin pakai masker seperti Carrie Lam


Rabu, 19 Februari 2020 / 14:15 WIB
Rekaman bocor: RS Singapura akan hancur jika pemimpin pakai masker seperti Carrie Lam
ILUSTRASI. Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam. REUTERS/Tyrone Siu

Sumber: South China Morning Post,Channel News Asia | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dalam rekaman itu, Chan mengatakan masalah penggunaan masker telah membuat pemerintah Singapura terikat. Dalam rangka menjaga stok bagi pekerja perawatan kesehatan, pemerintah harus melawan persepsi bahwa pemerintah tidak peduli dengan orang Singapura, kata Chan.

“Hari ini, kamu [baca] koran. Apa yang terjadi dengan Hong Kong? Apa yang ditulis South China Morning Post tentang Hong Kong? Pasokan masker kurang dari satu bulan untuk tenaga medis mereka,” katanya.

Baca Juga: Virus corona terus teror Singapura, empat lagi terjangkit Covid-19

Jika Singapura mengikuti di Hong Kong “tanpa berpikir”, di mana para pemimpinnya mengenakan masker untuk menginformasikan kabar terbaru tentang wabah virus dan menyebabkan kepanikan, “Saya dapat menjamin Anda, hari ini sistem rumah sakit kita akan hancur.”

"Tidak akan ada lagi masker untuk petugas rumah sakit karena (semuanya) digunakan seperti kertas tisu," tambahnya.

Baca Juga: Menyedihkan, pencuri gondol 6.000 masker bedah dari rumahsakit di Jepang

Informasi tambahan saja, mengutip Channel News Asia, mulai kemarin (18/2), pukul 23.59, Singapura menerapkan Stay-Home Notice (SHN) untuk penduduk Singapura dan pemegang paspor jangka panjang yang baru melakukan perjalanan dari China.

Kementerian Kesehatan Singapura (MoH), Senin (17/2), mengumumkan SHN baru tersebut berlaku untuk semua orang dengan riwayat perjalanan ke China, di luar Provinsi Hubei, dalam 14 hari terakhir.

Mereka harus tetap tinggal di rumah setiap saat selama 14 hari ke depan. Aturan main ini lebih ketat ketimbang Leave of Absence (LOA) yang saat ini berlaku bagi yang memiliki riwayat perjalan ke Hubei.  

 



TERBARU

[X]
×