kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Rekor kredit sindikasi Asia


Selasa, 06 Januari 2015 / 10:59 WIB
Rekor kredit sindikasi Asia
ILUSTRASI. Pekerja memotret layar yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (4/7/2023). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom.


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Sanny Cicilia

SINGAPURA. Maraknya transaksi merger & akuisisi (M&A) di Asia Tenggara turut membangkitkan transaksi kredit sindikasi. Tahun lalu, volume kredit sindikasi di kawasan Asia Tenggara mencetak rekor tertinggi. Riset Dealogic menyebut, kucuran kredit sindikasi menembus US$ 119,5 miliar di sepanjang tahun 2014.

Jumlah ini naik 38% dari posisi US$ 86,6 miliar pada tahun 2013. Namun, dari sisi volume, kredit sindikasi turun menjadi sebanyak 247 transaksi dari sebelumnya 294 transaksi pada tahun 2013. "Singapura menjadi negara terbesar kredit sindikasi dengan menyalurkan US$ 60,5 miliar, naik 71% dari tahun 2013," seperti dikutip Nikkei Asian Review, Senin (5/1). Di posisi kedua, perbankan Indonesia dan Malaysia mengucurkan kredit sindikasi masing-masing US$ 21,4 miliar dan US$ 18,3 miliar pada tahun 2014.

Standard Chartered Bank merajai pasar kredit sindikasi dengan pangsa pasar 6,2%. Disusul Sumitomo Mitsui Financial Group dan Oversea-Chinese Banking Corp.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×