kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rombak Portofolio, Berkshire Borong Delta dan Alphabet, Lepas Amazon hingga Visa


Sabtu, 16 Mei 2026 / 05:46 WIB
Rombak Portofolio, Berkshire Borong Delta dan Alphabet, Lepas Amazon hingga Visa
ILUSTRASI. Greg Abel, CEO baru Berkshire Hathaway (Dok./REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Perusahaan investasi milik Warren Buffett, Berkshire Hathaway, melakukan perombakan besar dalam portofolio sahamnya pada kuartal I-2026. 

Dalam laporan terbaru ke regulator, Berkshire mengungkapkan masuk sebagai investor baru di maskapai Delta Air Lines dengan nilai investasi sekitar US$ 2,65 miliar, sekaligus menambah kepemilikan saham di induk Google, Alphabet Inc.

Langkah ini menjadi sorotan pasar karena terjadi setelah promosi Greg Abel sebagai calon penerus Buffett di posisi chief executive officer (CEO) Berkshire Hathaway. 

Perubahan portofolio tersebut dinilai mencerminkan arah investasi baru Berkshire di bawah pengaruh Abel yang kini mengawasi mayoritas aset saham perusahaan.

Baca Juga: Jelang Pensiun, Warren Buffett Borong Saham Alphabet, Pangkas Apple & Bank of America

Dalam dokumen yang dirilis Jumat (15/5/2026), Berkshire menyebut telah melipatgandakan kepemilikan saham Alphabet lebih dari tiga kali lipat. Nilai investasinya kini mencapai sekitar US$ 16,6 miliar dan menjadikannya salah satu posisi terbesar dalam portofolio saham Berkshire.

Selain Alphabet, Berkshire juga meningkatkan kepemilikan di The New York Times Company hingga lebih dari dua kali lipat. Saat ini Berkshire menguasai sekitar 9% saham perusahaan media tersebut.

Di sisi lain, Berkshire melepas sejumlah investasi yang selama ini menjadi perhatian pasar. Perusahaan menjual banyak kepemilikan saham berukuran kecil, termasuk di Amazon.com, UnitedHealth Group, serta jaringan kartu kredit Visa dan Mastercard.

Secara keseluruhan, Berkshire membeli saham senilai US$ 15,94 miliar dan menjual saham sebesar US$ 24,09 miliar sepanjang Januari-Maret 2026. Portofolio saham perusahaan yang tercatat di bursa AS mencapai sekitar US$ 288 miliar per 31 Maret 2026.

Baca Juga: Berkshire Hathaway Mulai Buyback Saham Lagi, CEO Greg Abel Ikut Borong Rp 245 Miliar

Sebagian besar aksi jual tersebut diyakini dipimpin Greg Abel. Sebelumnya, Berkshire mengungkapkan bahwa Abel kini mengawasi sekitar 94% portofolio saham perusahaan, sementara manajer investasi Ted Weschler menangani sisanya sebesar 6%.

Masuknya Berkshire ke Delta juga menarik perhatian karena Buffett sebelumnya sempat keluar total dari sektor maskapai penerbangan saat pandemi Covid-19. 

Pada 2020, Berkshire menjual seluruh kepemilikannya di Delta, American Airlines, Southwest Airlines, dan United Airlines setelah Buffett menilai industri penerbangan telah berubah drastis akibat pandemi.

Kini, Berkshire kembali masuk ke Delta yang dikenal sebagai salah satu maskapai besar AS dengan kinerja operasional paling solid. 

Sentimen itu langsung disambut positif pasar. Saham Delta melonjak sekitar 3,2% dalam perdagangan setelah penutupan pasar karena investor menilai investasi Berkshire sebagai sinyal kepercayaan terhadap prospek perusahaan.

Baca Juga: Era Baru Berkshire, Warisan Lama: Inilah 5 Saham Penguasa Portofolio Warren Buffett

Berkshire juga mengungkap kepemilikan baru sebanyak 3 juta saham di jaringan ritel Macy's senilai sekitar US$ 55 juta. Kabar tersebut turut mendorong saham Macy’s naik hampir 6% pada perdagangan after-hours.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×