Sumber: Motley Fool | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Saham-saham favorit Warren Buffett masih menjadi kepemilikan terbesar Berkshire Hathaway, meski tongkat estafet sudah diserahkan ke penerusnya.
Apakah masih akurat menyebut saham-saham milik Berkshire Hathaway sebagai “portofolio Warren Buffett”? Jawabannya, iya.
Melansir The Motley Fool, meskipun investor legendaris itu tak lagi menjabat CEO, seluruh saham yang saat ini dimiliki Berkshire dibeli di bawah kepemimpinan Buffett, meski ia tidak selalu mengambil keputusan pembelian secara langsung.
Buffett juga masih menjabat sebagai ketua dewan komisaris, merupakan pemegang saham terbesar, dan menguasai 30,4% hak suara gabungan saham Kelas A dan B.
Kesimpulannya, portofolio Berkshire Hathaway masih layak disebut portofolio Buffett. Dan menjelang 2026, hampir 65% portofolio tersebut terkonsentrasi pada lima saham berikut.
Baca Juga: Saham China Cetak Rekor Tertinggi 10 Tahun, Logam dan Keuangan Jadi Penggerak
1. Apple
Buffett memang memangkas kepemilikan Apple secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun Apple tetap menjadi kepemilikan terbesar Berkshire. Berdasarkan laporan 13-F terbaru, Berkshire memiliki 238.212.764 saham Apple, setara 21,1% dari portofolio.
Ada kemungkinan CEO baru Greg Abel kembali memangkas saham Apple pada 2026. Langkah ini dinilai kurang tepat. Alasannya, ekosistem iPhone masih memiliki loyalitas pelanggan yang luar biasa. Selain itu, Apple disebut-sebut tengah mengembangkan kacamata pintar, yang berpotensi menjadikannya pemain utama di pasar baru yang berkembang pesat.
2. American Express
Dalam surat kepada pemegang saham 2023, Buffett menyebut American Express sebagai salah satu saham yang akan dimiliki Berkshire “selamanya”. Tak heran, AmEx kini menjadi kepemilikan terbesar kedua, dengan porsi 18,3%.
Abel diprediksi tidak akan mengubah apa pun terkait saham ini. AmEx dianggap sebagai “bisnis yang luar biasa.” Seperti kata Buffett: ketika menemukan bisnis yang benar-benar hebat, pertahankan.
3. Bank of America
Buffett pernah menjadi penggemar berat saham perbankan, meski antusiasmenya menurun dalam beberapa tahun terakhir. Namun Berkshire masih memiliki lebih dari US$ 31 miliar saham Bank of America, setara 10,2% portofolio.
Baca Juga: China Batasi Ekspor Peralatan Militer ke Jepang Usai Pernyataan soal Taiwan
Di bawah kepemimpinan Abel, masih perlu dilihat apakah saham ini tetap diprioritaskan. Valuasinya relatif menarik dengan forward P/E 12,7.













