kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

China Batasi Ekspor Peralatan Militer ke Jepang Usai Pernyataan soal Taiwan


Selasa, 06 Januari 2026 / 15:42 WIB
China Batasi Ekspor Peralatan Militer ke Jepang Usai Pernyataan soal Taiwan
ILUSTRASI. Bendera China dan Jepang (Dado Ruvic/Illustration/REUTERS). China memberlakukan pembatasan ekspor ke Jepang untuk barang-barang yang berpotensi digunakan bagi kepentingan militer.


Sumber: Bloomberg | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China memberlakukan pembatasan ekspor ke Jepang untuk barang-barang yang berpotensi digunakan bagi kepentingan militer.

Kebijakan ini memperuncing ketegangan antara dua ekonomi terbesar di Asia, menyusul pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi terkait Taiwan tahun lalu.

Kementerian Perdagangan China pada Selasa menyatakan, mulai berlaku segera, seluruh ekspor barang dual-use ke Jepang untuk tujuan pertahanan dilarang.

Pembatasan ini mencakup semua barang yang dinilai dapat meningkatkan kemampuan militer Jepang, meski otoritas China tidak merinci secara detail jenis barang yang dimaksud.

Baca Juga: PM Jepang Sanae Takaichi Buka Dialog dengan China di Tengah Ketegangan Hubungan

Juru bicara kementerian menyebut pernyataan pemimpin Jepang mengenai Taiwan sebagai “keliru” dan mengisyaratkan kemungkinan intervensi militer di Selat Taiwan.

Menurut Beijing, pernyataan tersebut melanggar prinsip Satu China dan dianggap bermuatan niat buruk dengan dampak yang merugikan.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Jepang belum memberikan tanggapan resmi atas kebijakan tersebut.

Pembatasan ekspor ini menjadi langkah terbaru China dalam menekan Jepang, setelah Takaichi sebelumnya menyatakan Tokyo bisa mengerahkan militernya jika Beijing mencoba merebut Taiwan. 

Baca Juga: Tinggalkan Doktrin Bela Diri, Jepang Gandakan Belanja Militer untuk Hadapi China

Pemerintah Jepang menolak menarik kembali pernyataan itu, seraya menegaskan kebijakan negaranya terhadap China dan Taiwan tidak berubah.

Barang-barang dual-use menurut klasifikasi China antara lain mencakup komponen mesin kedirgantaraan, grafit dan produk turunannya, serta paduan logam tertentu seperti tungsten-nikel-besi.

Selanjutnya: Strategi Front Loading Berlanjut, Pemerintah Targetkan Lelang SBN Rp 220 Triliun

Menarik Dibaca: Wanita Wajib Tahu! Ini 5 Makanan yang Sering Menyebabkan Kista




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×