kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Roubini: AS butuh stimulus fiskal tambahan untuk jangka pendek


Selasa, 05 Juli 2011 / 12:18 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah BNI hari ini Kamis 24 September, periksa sebelum tukar valas. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

ISTANBUL. Profesor Universitas New York Nouriel Roubini berpendapat bahwa perekonomian AS butuh tambahan stimulus fiskal dalam jangka pendek, karena perekonomian AS masih lemah.

Ia bilang, solusi yang tepat adalah dengan berkomitmen terhadap program mengontrol pengeluaran dan meningkatkan pajak secara bertahap dalam lima tahun ke depan.

"Masalahnya adalah pemerintah fokus pada rencana jangka pendek ketimbang stimulus. AS tidak membuat rencana jangka menengah, sehingga kebijakan AS menjadi tidak optimal," ujarnya.

Perekonomian melemah dan masalah fiskal akan terus menyeret ekonomi AS untuk terus melemah. "Artinya, suku bunga The Fed akan tetap nol sejauh mata anda memandang," ujar Roubini yang juga menjadi pendiri Roubini Global Economics ini.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×