kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.057   49,00   0,27%
  • IDX 6.270   35,03   0,56%
  • KOMPAS100 823   5,11   0,62%
  • LQ45 627   3,56   0,57%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 352   2,23   0,64%
  • IDXHIDIV20 433   2,26   0,53%
  • IDX80 94   0,50   0,54%
  • IDXV30 119   0,29   0,24%
  • IDXQ30 112   0,58   0,52%

IMF pangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat


Jumat, 17 Juni 2011 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan pengisian uang elektronik di ATM di jakarta, Minggu (15/12). Menurut catatan Bank Indonesia terjadi lonjakan penggunaan uang elektronik pada kuartal IV 2019. Lonjakan tersebut ditandai dengan pertumbuhan transaksi uang elektronik yang me


Reporter: Edy Can, Reuters | Editor: Edy Can

SAN PAULO. Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan Amerika Serikat. Lembaga donor ini juga mengingatkan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa yang terbelit utang untuk segera mengambil langkah menyelesaikan defisit anggarannya.

Dalam laporannya, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat tahun ini hanya sebesar 2,5% dan 2,7% pada tahun depan. Padahal, dua bulan sebelumnya, lembaga peminjam dana ini memproyeksikan pertumbuhan Negeri Uwak Sam tersebut sebesar 2,8% untuk tahun ini dan 2,9% pada tahun depan.

IMF merevisi lantaran ancaman terhadap pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat kian membesar dibandingkan kondisi dua bulan lalu. Direktur IMF untuk Moneter dan Kapital Pasar Jose Vinals mengatakan, perdebatan politik di Amerika Serikat mengenai batasan utang telah menimbulkan kekhawatiran negara tersebut gagal bayar. "Kita sangat jelas sedang memasuki fase baru dari krisis global . Saya menamakannya fase krisis politik," katanya, Jumat (17/6).

Selain itu, IMF juga menyatakan krisis utang negara Eropa dan tanda-tanda adanya perekonomian di negara-negara emerging market yang mulai kepanasan (overheating) sebagai ancaman bagi pertumbuhan ekonomi global. IMF mengatakan, ketidaksepahaman para pemimpin Uni Eropa mengenai paket bantuan kedua bagi Yunani telah mendorong negara para dewa tersebut menjadi negara gagal bayar.

Kondisi diperparah dengan situasi dalam negeri Yunani. Asal tahu saja, Yunani akhir-akhir ini dilanda aksi demonstrasi dan mogok besar-besaran.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×