kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Rusia meluncurkan obat Covid-19 pertama, kasus infeksi capai 500.000 orang


Jumat, 12 Juni 2020 / 07:20 WIB
ILUSTRASI. Pelayat berduka dari kejauhan sementara penggali kubur menggunakan alat pelindung diri (APD), yang akan menguburkan jenazah terinfeksi virus corona (COVID-19) pada bagian khusus pemakaman di pinggiran Saint Petersburg, Rusia, Selasa (5/5/2020). REUTERS/An


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dmitriev menambahkan, negosiasi sedang berlangsung untuk memasok obat ke hampir semua wilayah Rusia, dengan tujuh dari 80 wilayahnya menerima pengiriman awal pada Kamis.

Baca Juga: China tawarkan uji vaksin corona ke karyawan BUMN yang ke luar negeri, ini alasannya

Dengan 502.436 kasus, Rusia memiliki jumlah infeksi ketiga tertinggi di dunia setelah Brasil dan Amerika Serikat, tetapi memiliki angka kematian resmi yang relatif rendah yaitu 6.532, sesuatu yang telah menjadi fokus perdebatan.

Departemen Kesehatan Moskow pada hari Rabu menambahkan jumlah kematian akibat corona untuk bulan Mei, mengutip perubahan dalam cara menentukan penyebab kematian bagi pasien yang menderita masalah kesehatan lainnya.

Baca Juga: Siap produksi, Moderna uji coba tahap akhir vaksin corona ke 30.000 orang

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada hari Kamis membantah ada sesuatu yang disembunyikan dengan data kematian virus corona resmi Rusia setelah Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan minggu ini bahwa tingkat kematian Rusia yang rendah "sulit untuk dipahami".




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×