kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Saat 'diplomasi gula-gula' berujung pahit bagi Donald trump


Kamis, 10 Januari 2019 / 15:10 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - WAHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump ngambek saat menggelar pertemuan dengan sejumlah pemimpin Partai Demokrat demi memuluskan anggaran pembangunan dinding pembatas dengan Meksiko. Di tengah panasnya relasi kedua pihak, ada kejadian unik di awal pertemuan tersebut.

Dilansir New York Post, seorang sumber menyebut saat Trump masuk ke ruang pertemuan, sang presiden menawarkan setumpuk permen kepada Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan pemimpin Senat Chuck Schumer. Permen-permen tersebut di antaranya dari merek M & M, Skittles, Butterfingers dan Baby Ruths

Hal tersebut diakui pula oleh Wakil Presiden Mike Pence yang turut hadir dalam pertemuan. Meski aksi yang disebutnya sebagai 'diplomasi gula-gula' malah berujung pahit bagi Trump.

Setelah ngambek karena merasa permintaannya tak mendapat respons yang diinginkan, Trump pun segera meninggalkan ruang dan menyebut pertemuan tersebut telah membuang-buang waktunya.

"Yah, presiden berjalan ke dalam ruangan dan membagikan permen. Itu benar, "kata Pence.

"(Tapi) Saya tidak ingat dia pernah mengangkat suaranya atau membanting tangannya," lanjut Pence.

Presiden dan Demokrat masih berselisih atas permintaan dana sebesar US$ 5,7 miliar untuk pendanaan dalam membangun tembok.




TERBARU

[X]
×