kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.005   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.233   236,46   4,73%
  • KOMPAS100 673   41,69   6,61%
  • LQ45 525   36,59   7,49%
  • ISSI 178   6,07   3,52%
  • IDX30 295   21,66   7,93%
  • IDXHIDIV20 387   29,60   8,29%
  • IDX80 77   5,00   6,90%
  • IDXV30 107   6,49   6,44%
  • IDXQ30 98   7,77   8,66%

Saat menembakkan rudal, Iran diyakini menghindari jatuh korban dari militer AS


Rabu, 08 Januari 2020 / 22:59 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang memegang bendera Palestina dan Iran saat mereka merayakan di jalan, setelah Iran meluncurkan rudal ke pasukan pimpinan AS di Irak, di Teheran, Iran, 8 Januari 2020. UTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Dan, serangan itu akan terbatas pada basis militer AS yang berlokasi di Irak tanpa memberitahukan lokasinya," imbuh Kantor Perdana Menteri Irak, Rabu (8/1), seperti dikutip Reuters.

"Kami segera memperingatkan komandan militer Irak untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan," sebut Kantor Perdana Menteri Irak seraya menambahkan, tidak ada pasukan Irak yang terluka dalam serangan itu.

Sumber diplomatik Arab Saudi mengatakan kepada CNN, Rabu (8/1), Irak memberikan peringatan dini kepada Amerika Serikat (AS) tentang "pangkalan mana yang akan diserang", setelah para pejabat Iran menyampaikan informasi tersebut.

Baca Juga: Iran ternyata mengirim pesan kepada Irak sebelum serangan, ini isinya

Seorang pejabat pertahanan AS menyebutkan, Irak mendapat pemberitahuan dari Iran untuk menjauh dari pangkalan-pangkalan militer tertentu sebelum Teheran menyerangnya pada Rabu dini hari.

CNN melaporkan, intelijen negeri uak Sam sudah mengamati pergerakan Iran memindahkan peralatan militer termasuk drone dan rudal balistik selama beberapa hari terakhir.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×