kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Samsung manfaatkan pasar yang ditinggalkan perusahaan China di India


Senin, 03 Agustus 2020 / 12:25 WIB
ILUSTRASI. Samsung memanfaatkan keterpurukan perusahaan China di India dengan gencar merilis seri smartphone murah ke pasaran.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Saat ini, Samsung benar-benar memanfaatkan keterpurukan perusahaan China di India. Sejak Juni lalu, Samsung sudah meluncurkan tujuh seri smartphone baru di India.

Tiga seri di antaranya berbanderol harga kurang dari 10.000 rupee atau sekitar Rp 1 jutaan. Ini merupakan rentang harga favorit masyarakat India.

Pada kuartal ketiga tahun ini, Samsung memasang target yang lebih tinggi, setelah melihat respons pasar yang luar biasa positif di India.

Baca Juga: Google akan biarkan karyawannya kerja dari rumah sampai 2021

Sejauh ini, masyarakat India memang lebih menyukai produk China yang memiliki harga jauh lebih murah. Meskipun Samsung memiliki reputasi yang jauh lebih baik, harga produknya dianggap kurang cocok dengan kantong kebanyakan masyarakat India.

Konflik antara India dan China ini akan menjadi momentum bagi Samsung untuk memperkuat bisnisnya di India. 

Pemerintah India sendiri sudah melarang 59 aplikasi China sejak bentrok antara tentara perbatasan kedua negara pada awal Juni lalu. Konflik ini langsung mengubah dinamika pasar di India.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×