kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Sejumlah Negara Eropa Catat Rekor Tertinggi Kasus Covid-19, Prancis Hampir 180.000


Rabu, 29 Desember 2021 / 13:59 WIB
ILUSTRASI. Staf medis bekerja di Unit Perawatan Intensif (ICU) untuk pasien Covid-19 di Rumahsakit La Timone di Marseille, saat Prancis mengalami peningkatan kasus dan rawat inap akibat varian Omicron, 10 Desember 2021. REUTERS/Eric Gaillard.


Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Beberapa negara Eropa melaporkan rekor tertinggi baru kasus Covid-19, menyusul infeksi varian Omicron terus melonjak di seluruh benua.

Melansir Al Jazeera, Prancis melaporkan rekor tertinggi sejak awal pandemi dengan mencatat 179.807 kasus baru Covid-19 pada Selasa (28/12). Rekor sebelumnya 104.611 tertoreh pada Sabtu (25/12) pekan lalu.

Inggris mengukir rekor tertinggi dengan mencatat 129.471 kasus baru Covid-19 pada Selasa (28/12), tidak termasuk Irlandia Utara dan Skotlandia. Rekor sebelumnya 122.186 pada Jumat (24/12) minggu lalu.

Portugal juga mencetak rekor tertinggi pada Selasa (28/12), meskipun memiliki salah satu tingkat vaksinasi tertinggi di dunia, seperti halnya Siprus, Italia, dan Yunani.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Global Melonjak, WHO: Risiko Varian Omicron Tetap Sangat Tinggi

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan, risiko keseluruhan terkait varian baru yang menjadi perhatian, Omicron, tetap sangat tinggi. 

"Bukti yang konsisten menunjukkan, varian Omicron memiliki keunggulan pertumbuhan dibanding varian Delta dengan waktu penggandaan 2-3 hari," kata WHO.

Dan, menurut WHO, peningkatan cepat kasus Covid-19 terlihat di sejumlah negara, dengan Omicron menjadi varian virus corona yang dominan, seperti di Inggris dan Amerika Serikat. 

"Tingkat pertumbuhan yang cepat kemungkinan merupakan kombinasi dari kedua penghindaran kekebalan dan peningkatan transmisibilitas intrinsik dari varian Omicron," sebut WHO. 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×