kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Selama jadi presiden, Trump mengaku rugi hingga US$ 5 miliar


Selasa, 22 Oktober 2019 / 20:03 WIB
Selama jadi presiden, Trump mengaku rugi hingga US$ 5 miliar
ILUSTRASI. U.S. President Donald Trump gestures during family photo session at the G7 summit in Biarritz, France August 25, 2019. REUTERS/Christian Hartmann/Pool

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim telah merugi antara US$ 2 miliar hingga US$ 5 miliar karena meninggalkan bisnisnya selama menjadi presiden walaupun klaim tersebut tidak didukung bukti.

Namun kepada wartawan justru, Trump justru masih berambisi jadi orang nomor satu di AS meski kehilangan banyak uang.

Baca Juga: Lewat ritual Sokui no Rei, Kaisar Jepang Naruhito resmi naik takhta

“Jika saya harus melakukannya lagi, saya akan melakukannya dalam sekejap karena siapa yang peduli. Jika Anda mampu membelinya, apa bedanya,” kata Trump, dilansir dari Reuters, Selasa (22/10).

Sayangnya, tidak ada bukti yang mendukung klaim Trump bahwa ia kehilangan miliaran dollar sejak menjadi presiden. Kekayaannya sebesar US$ 3,1 miliar tidak berubah dari tahun lalu, sebagaimana data Forbes pada Maret 2019 lalu.

Sementara kekayaan pribadi Trump tetap stabil selama setahun terakhir. Ia melompat lebih tinggi dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes karena lusinan taipannya mengalami penurunan keuangan sementara kepemilikan real estatnya tetap memiliki nilai lebih baik.

Tidak seperti presiden AS lainnya, baru-baru ini Trump telah menolak untuk melepaskan pengembalian pajak penghasilannya dan telah berjuang melawan Kongres dan pengadilan untuk menjaga keuangannya tetap tertutup.

Baca Juga: Wakil menteri luar negeri China sebut semua masalah dapat diselesaikan bersama

Pada hari Senin, Trump menyatakan kesal karena menerima kritikan atas keputusannya untuk menggelar KTT Kelompok Tujuh di bulan Juni di resor golf Trump National Doral di daerah Miami.

Rencananya untuk mengadakan acara di Doral menuai kritik tajam baik dari Partai Republik dan Demokrat yang seakan memberi kesan bahwa ia mendapat untung dengan menjadi presiden.



TERBARU

[X]
×